Baznas melantik Upzis Tingkat Kecamatan Se Kabupaten Garut

236

Garut, KF- Ketua Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Garut melantik Ketua dan pengurus Unit pengumpul Zakat, Infaq, dan Shadaqoh (UPZIS) perwakilan SKPD dan tingkat Kecamatan se Kabupaten Garut, masa bakti 2017-2021  digedung serbaguna Islamic Center Garut jl Pramuka no 24, Kec Garut Kota, Kamis(13/4/2017)

Pelantikan ini adalah sebagai kepanjangan tangan. Karena zakat itu terbagi dua pertama zakat fitrah untuk tahun ini cuman minta laporan secara tertulis dari masing-masing desa Kecamatan kepada kami ,kedua zakat mal terbagi beberapa ada zakat profesi, zakat Perdagangan, pertanian, peternakan, pertambangan dan ricad, kata ketua Baznas Kab Garut Rd Aas Kosasih pada awak media

Rd Aas mengungkapkan, ini adalah program pemerintah dalam hal untuk pemberantasan kemiskinan. Untuk saat ini Baznas telah melantik sebanyak 34 SKPD dan  42 kecamatan se Kabupaten Garut,” upzis SKPD hanya mengumpulkan zakat profesi saja dan Upzis Kecamatan ini untuk mengumpulkan, zakat profesi yang tidak terkaper di Kabupaten,”ungkapnya.

Mulai tanggal 18 April sampai 3 Mei 2017 mendatang akan mengadakan roadshow ditiap kecamatan, untuk mengumpulkan para kepala desa serta tokoh masyarakat untuk pengenalan pembentukan upzis ditiap desa,”ucapnya
Lebih jauh Rd Aas menjelaskan ” Baznas Kab Garut ada beberapa program  diantaranya Garut cerdas orentasinya pendidikan , Garut sehat, Garut Tawakal  orentasinya pembangunan ahlak dan pembangunan sarana ibadah , dan program Garut Makmur  serta Garut peduli rutilahu,” insya allah senin akan diberikan uang untuk 15 penerima manfaat,” jelasnya
Aas pun menambahkan, masih banyaknya kurang kesadaran akan pentingnya ber Zakat. Kalau dilihat potensi zakat itu masih jauh. Untuk potensi zakat dari PNS bisa mencapai Rp 4,7 Miliar perbulan, walupun masih jauh akan tetapi untuk saat ini SKPD sudah mulai ada peningkatan. “pada bulan Januari hanya Rp 18 juta, tapi sekarang sampai tengahan bulan maret masuk sebesar Rp.174 juta dan kalau di  kumulasikan dengan  Kemenag bisa mencapai Rp. 200 juta lebih,” pungkasnya.( J Wan )

BAGIKAN