Beberapa Program Baznas Garut, Didistribusikan Hari ini

91

GARUT, (KF).- Badan Amal Zakat Nasional ( BAZNAS ) kabupaten Garut menyerahkan bantuan dan memberikan Bimbingan teknis (Bimtek) para mustahik penerima program Garut peduli dan Garut Makmur di gedung Islamic center Jl. Pramuka no 24 Kecamatan Garut Kota, Senin (27 Agustus 2018).

Pantauan dilapangan Baznas juga memberikan dua roda sampah untuk Desa Mancagahar, hasil dari pengajuan mahasiswa UPI Bandung yang lagi Kuliah Kerja Nyata ( KKN) di Desa Mancagahar Kecamatan Pameungpeuk Kab. Garut

Ketua Baznas Garut Rd.H Aas Kosasih menyampaikan, pemberian dua buah roda sampah tersebut atas permintaan mereka yang lagi KKN di Desa Mancagahar, Kecamatan Pameungpeuk.

” Masyarakat Mancagahar inginkan daerahnya bersih. Karena kami bantu roda sampah melalui mahasiswa UPI,” ujarnya.

Ket Poto: Saat memberikan bantuan Gerobak Sampah

Lanjut Aas, ada beberapa bantuan yang diserahkan hari ini diantaranya Garut cerdas , Garut sehat dan Garut Makmur bagi 20 orang yang terbagi dalam 4 kelompok serta yang terakhir Garut peduli untuk 40 penerima manfaat.

“Untuk Garut peduli hari ini kami berikan uangnya, namun sebelumnya akan diberikan pemahaman dahulu terkait bantuan ini,” tuturnya

Lebih jauh menjelaskan, pemberian tersebut nominalnya pareatif, untuk Garut Makmur atau bantuan usaha dibagi dua katagori pertama perorangan dengan nominal Rp. 250 Ribu sampai Rp. 2.5 Jt dan kedua usaha kelompok Rp. 2.5 Jt sampai 12.5 Jt, sedangkan untuk Garut Peduli Rp. 5 Jt sampai 10 Jt sesuai dengan kebutuhan, kata Rd Aas Kosasih.

Dengan adanya gebyar ini kami berharap mudah mudahan para Agnia, terketuk hatinya menjadi Muzakki dan ingin berbagi Zakat pada kami, ketika kami dipercaya lebih banyak titipan zakat pada kami maka lebih banyak pula bantuan yang kami salurkan pada masyarakat, pungkasnya.

Sementara Ketua Mahasiswa UPI yang KKN di Desa Mancagahar, Kecamatan Pameungpeuk, Ahmad Faizal mengapresiasi terhadap bantuan gerobak sampah yang diberikan Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Kabupaten Garut.

Menurutnya, di Desa Mancagahar belum ada pembuangan akhir sampah, sehingga masyarakat membuang sampah masih sembarangan.

“Kami apresiasi terhadap bantuan ini. Sebab, kami sudah mencari bantuan kemana-mana tetapi tidak berhasil,”paparnya

Laporan : J Gunawan
Editor. : Indra R