Berapa Tarif Parkir di Kota Tasik Sebenarnya, Ini Jawabannya..

33

Jurnalis : Tono Efendi

Tasikmalaya, (KF)- Masyarakat Pengguna jalan khusunya para pengemudi Kendaraan Roda dua dan Roda Empat, kadang dibuat bingung dengan harga tarif parkir di Kota Tasikmalaya. Bahkan tidak jarang dibuat bingung oleh petugas parkir yang berbeda dalam menarik jasa parkir, ada yang resmi menggunakan seragam bahkan pakaian preman. Dan petugas parkir biasanya jarang atau tidak pernah memberikan karcis retribusinya. Jadi sebetulnya berapa tarif parkir kendaraan di Kota Tasik sebetulnya ?

Soal tarif resmi parkir, Pemkot Tasikmalaya sebetulnya sudah mengaturnya pada aturan Perda Kota Tasikmalaya Nomor 5 Tahun 2011. Perda tersebut hingga kini masih berlaku dan menjadi acuan.

Dalam perda ini disebutkan, tarif resmi parkir di Kota Tasik adalah Rp 1.000,- untuk sepeda motor, Rp 2.000,-  untuk kendaraan roda empat (mini bus) dan Rp 3.000,- untuk mobil engkel.

“Jadi disini, ada Jalan Umum Tertentu (JUT) dan ada Bukan Jalan Umum Tertentu (BJUT). Klasifikasi itu tadinya untuk membedakan tarif. Tapi, karena berbagai kendala, akhirnya kurang efektif sehingga tarif yang dikenakan adalah tarif umum sesuai yabg tertuang di perda,” jelas Hamzah Diningrat, Kepala UPTD Parkir Dinas Perhubungan Kota Tasikmalaya, kepada koran-fakta.com, Senin (4/12/2017).

Oleh karena itu pihaknya kerap menekankan kepada para petugas parkir untuk tidak memungut di atas tarif. Dan sebelumnya pihaknya pun telah mensosialisasikan daftar tarif tadi melalui reklame atau plang yang ditancap di beberapa titik ruas jalan seperti Jalan HZ Mustofa. 

Saat disinggung soal karcis parkir yang di dalamnya tertera tarif, dia menegaskan, UPTD selalu membekali para petugas dengan karcis.

“Setiap petugas parkir selalu dibekali karcis, karena ini sudah administrasi kami, jika karcis tersebut tidak disalurkan  ke petugas, ini akan jadi temuan Inspektorat dan BPK, jadi karcis ini wajib disalurkan ke petugas parkir dilapangan,” jelasnya.

Ada beberapa hal kenapa pengguna jasa parkir kerap tak diberi karcis oleh petugas. Menurut Hamzah, bisa saja karcisnya sudah habis disalurkan,  sehingga pengguna kendaraab tidak kebagian karcis, atau memang oleh si petugasnya sengaja tak diberikan karcis parkir sama sekali.

“Saya berpesan,  siapapun pengguna kendaraan saat dirinya jasa parkir oleh petugas dan ditarif di luar perda, jangan sungkan untuk menolaknya, bila perlu tetap ngeyel petugas parkir, segera adukan kepada kami di kantor UPTD Parkir Dinas Perhubungan Kota Tasik “, tegas Hamzah.

Editor: Van’s

BAGIKAN