Bidan Desa Keluhkan Akses Jalan, Sehingga Proses Persalinan Seringkali Terlambat

133

Ket Foto: dra R Tini Maryani Bidan Desa dikelurahan Sukanegla saat ditemui Awak media dalam kegiatan Sosialisasi Kelas Ibu Hamil
Ket Foto: dra R
Tini Maryani Bidan Desa dikelurahan Sukanegla saat ditemui Awak media dalam kegiatan Sosialisasi Kelas Ibu Hamil
KF.- Tini Maryani (40) Salah seorang Bidan Desa atau Mantri Desa dikelurahan Sukanegla, Kecamatan Garut Kota, Kabupaten Garut. Mengeluh dengan akses jalan yang Selama ini sulit untuk dilalui baik kendaraan Roda empat ataupun kendaraan roda Dua. Pasalnya jalan-jalan Yang harus dilalui oleh dirinya untuk mendatangi Ibu Hamil yang berada dipelosok hendak melahirkan sulit dilalui Kendaraan Khususnya kendaraan Roda Empat.

Dikatakannya, wilayah kelurahan Sukanegla ini memang berada di kota namun wilayah tersebut tepat berada di bukit yang memang cukup sulit untuk dilalui kendaraan roda empat untuk menemui pasien yang berada didalam kampung, “memang berada di kota Garut, dan saya pernah bilang ke pak camat juga pak Bupati wilayah ini belum bisa dikatakan kota karna memang melihat geografisnya, akses jalan yang susah dilewati oleh kendaraan roda empat, sehingga proses persalinan sering kali terlambat,” Katanya saat ditemui Wartawan Dalam kegiatan sosialisasi kelas Ibu Hamil, Kamis(20/10/2016).

Diakuinya pula, setiap tahun angka kematian ibu dan Bayi diwilayahnya masih tinggi, bahkan kepercayaan masyarakat diwilayah ini masih tinggi (Paraji), juga bisa dikatakan mereka masih takut sama petugas kesehatan. “Semoga mereka yang mengikuti anjuran dari kelas ibu hamil ini bisa menurunkan angka kematian ibu dan angka kematian bayi,” Ujarnya

Sayapun berharap, pemerintah kabupaten Garut bisa segera membangun akses jalan ke kampung-kampung agar bisa dilalui kendaraan roda empat sehingga bisa masuk Ambulance dan desa siagapun bisa masuk ke pelosok-pelosok, Harapnya (Indra R)

BAGIKAN