Budaya Gotong Royong Dikelurahan Sukanegla, Tidak Terkikis Oleh Jaman

45

GARUT,(KF).- Dengan berkembangnya jaman modernisasi dan globalisasi sehingga budaya gotong royong kini mulai memudar dan membuat orang mulai hilang akan semangat jiwa kebersamaan padahal gotong royong mampu menjadi alat untuk berkomunikasi yang efektif.

Tapi kata hilangnya budaya Gotong royong itu tidak untuk wilayah yang satu ini, Salah satunya di Kp. Pakuwon Kelurahan Sukanegla Kecamatan Garut Kota ini justru budaya Gotong royong tersebut telah mendarah daging dan masih kita bisa jumpai,Salah satunya saat kegitaan pindah rumah panggung warga.

Lurah Sukanegla Dede Natsir menyampaikan, kami bangga dengan masih adanya semangat budaya gotong royong di wilayah nya yang masih dipertahankan,

“salah satunya ini kegitaan pindah rumah panggung, dengan cara diangkat beramai ramai oleh warga,”ujarnya saat ditemui Koran-Fakta.com diruang kerjanya,Kamis (19/04/2018).

Ketpoto: Lurah Sukanegla,Dede Natsir saat ikut kegiatan Gotong Royong

Lebih jauh Dede menjelaskan, tradisi pindah rumah ini cukup unik karena dengan tradisi pindah ini yang sering orang tua dulu kita lakukan,

“Kalau biasanya orang atau keluarga yang akan pindah rumah itu hanya memindahkan barang-barang dan perabotan mereka ke rumah barunya, lain halnya dengan ini pindah rumah dengan memindahkan rumah seutuhnya ke tempat yang baru dengan cara diangkat bersama sama beramai ramai secara gotong royong,” jelasnya.

Menurut Dede, sepertinya budaya pindah rumah dengan diangkat ini, cuman ada di Sukanegla yang masih ada dan dilakukan di jaman sekarang, terangnya.

Penulis. : J Gunawan

Editor. : Van’s