Bupati Garut, Akan Bongkar IGD RSUD dr.Slamet Garut

195
Ket foto: Bupati Garut, H.Rudy Gunawan saat menyambangi keluarga pasien yang meninggal di dalam Ambulance

Wartawan : Beni Aditiya

GARUT, (KF).- Pasca meninggalnya pasien rumah sakit Rina(35) pada Rabu(10/10) Malam. Warga Nyalindung Desa Kertajaya Kecamatan Cibatu, Para tetangga serta kerabat terus berdatangan untuk mengucapkan bela sungkawa. Kali ini Bupati Garut H.Rudy Gunawan yang merupakan orang nomor satu dikabupaten garut ini juga mendatangi kediaman pihak keluarga Alm pasien, dirinya mengucapakan belasungkawa ” Saya atas nama pribadi ( Bupati Garut) mengucapkan turut berduka cita atas meninggalnya pasien Alm Rina, dan saya berjanji akan segera evaluasi kinerja RSUD dr. Slamet Garut,” Kata Bupati Garut Rudy Gunawan pada wartawan saat melayad kerumah pasien. Minggu (15/10/17)

Rudy juga merasa kecewa dengan pelayanan rumah sakit, karena ada pasien yang meninggal diakibatkan tidak ada penanganan dari pihak rumah sakit, selain itu dirinya juga mengakui untuk rumah sakit dr Slamet sendiri memang fasiltasnya masih kurang, sehingga sangat wajar bila masyarakat Garut bisa tidak maksimal terlayani, “Saya akan bongkar ruangan IGD, agar bisa leluasa nantiny melayani pasien, dan tidak akan terjadi atau terulang kembali kejadian serperti ini ” tegasnya

Lebih lanjut Rudy mengatakan, pihaknya akan segara mengevaluasi Standar Oprasinal Pelayanan ( SOP) terutama dari pelayanan rumah sakit dr. Slamet Garut khusunya IGD terutama oksigenya dan fasilitas lainya, dirinya juga mengatakan untuk penanganan dirumah sakit memang belum ada reed, karena IGD merupakan pelayanan sentra bagi pasien yang membutuhkan pelayanan medis dari pihak rumah sakit,

“Memang untuk pasien kemarin yang meninggal pelayanan utamanya sudah ditangani oleh pihak puskesmas, dan saya mengakui memang fasilitas dirumah sakit masih kurang, maka, maka akan dievaluasi secara besar-besaran RSU dr. Slamet Garut “ucapnya.

Sementara dari pihak keluarga, melalui Kepala Desa Kertajaya Cecep Kusmiansyah, mengucapakan terimaksih, telah mengunjungi keluarga pasien, cuman dirinya masih merasa kecewa, karena dari sisi kemanusianya pihak rumah sakit belum datang ke kediaman pihak keluraga pasien.

“Kami berharap agar nantinya pihak rumah sakit bisa lebih proaktif terhadap penanganan rumah sakit agar tidak kembali terjadi ” harapnya.

Editor : Indra R

BAGIKAN