Bupati Garut, Buka Kegiatan Pendidikan dan Pelatihan Penguatan Kepala Sekolah se-Kabupaten Garut

70

Koran-Fakta.com, (KF).- Bupati Garut Rudy Gunawan buka kegiatan pendidikan dan pelatihan penguatan Kepala Sekolah se-Kabupaten Garut, Bertempat di Aula Kamojang Hotel Augusta, Jalan Raya Cipanas Kecamatan Tarogong Kaler, Kabupaten Garut. Senin (9/9/2019)

Kegiatan tersebut terselenggara atas kerjasama Dinas Pendidikan Kabupaten Garut bersama Universitas Islam Nusantara (Uninus) Bandung yang diikuti sebanyak 946 peserta dari berbagai tingkat sekolah SMP,SD dan Paud.

Saat ditemui awak media usai pembukaan Bupati Garut H Rudy Gunawan mengatakan, ya, kegiatan ini adalah pembukaan pendidikan dan pelatihan penguatan kepala sekolah, bahwa kepala sekolah itu harus mempunyai satu standar yaitu kopetensi yang diatur oleh undang -undang, Permendikbud Nomor 6 Tahun 2018 dan itu adalah wajib. ” kalau tidak ada penguatan kepala sekolahnya, maka sekolah itu tidak akan mendapatkan BOS,” ucapnya

Lanjut Rudy, Makanya kita mengeluarkan anggaran cukup besar dengan nilai Rp. 2,4 Milyar ,” semuanya harus tuntas di Tahun 2019 ini, ” pungkasnya

Sementara, Hal yang sama diungkapkan Kepala Disdik Kabupaten Garut Garut H. Totong, kegiatan ini dilaksanakan merupakan amanat peraturan Mentri Pendidikan dan kebudayaan (Permendikbud) 6 Tahun 2018 tentang penegasan guru sebagai kepala sekolah yang menyatakan bahwa, kepala sekolah yang sedang menjabat. Bahkan yang belum memiliki surat tanda pendidikan. Calon Kepala sekolah sebelum bulan April wajib mengikuti pendidikan dan pelatihan penguatan kepala sekolah.

” Dengan tujuan agar kepala sekolah itu mampu memimpin dan mengelola, kemudian menguasai pada seluruh kopetensi kepala sekolah dalam menjalankan tugasnya, menumbuhkan sikap pengetahuan dan keterampilan juga dengan yang lainnya,” tuturnya.

Lebih jauh Totong menjelaskan, Kita juga apresiasi terhadap pimpinan yang mana telah bisa memperhatikan dalam pengembangan SBM ini. lanjut H Totong, khususnya dilingkungan pendidikan kita. Sangat luar biasa sekali. Dan nanti kita ada rekrutment terhadap kepala sekolah yang baru dengan menggunakan anggaran pemerintah. Jadi kepala sekolah yang baru itu akan di biayai oleh pemerintah daerah,sesuai dengan amanat dari pak Bupati. kepala sekolah itu tinggal menguatkan marwah kinerja yang salah satunya bagaimana merawat sekolah itu dengan lebih baik. “terangnya.

Menurut Totong, pelatihan ini diselenggarakan ada beberapa gelombang, ini anggarannya dari APBN dan penyelenggaraannya juga ada kepanjangan tangan dari P4TKPLB sebagai wakil dari Kemendikbud menyerahkan kepada Lembaga Penyelenggara Diklat atau LPD, dan pihak kami dalam hal ini sebagai User mendapatkan UNINUS sebagai penyelenggaran kegiatan ini.

” Total peserta yang ikut dalam pelatihan ini adalah 949 lima angkatan yaitu Kepala Sekolah TK ada 283, Kepala Sekolah SD ada 540 dan Kepala SMP ada 126, dan akan selesai dari tanggal 9 September sampai 14 Oktober 2019 mendatang,” ungkapnya.

Sementara kekurangan kuota yang belum terkaper oleh APBN, pihak kami bekerjasama dengan Lembaga Pengembangan dan Pemberdayaan Kepala Sekolah (LP2KS) untuk menyelesaikan berapa kost yang harus dikeluarkan, ” Pemda lah yang hadir untuk memenuhi kekurang kuota semua itu,” pungkasnya (J Gunawan)

BAGIKAN