Bupati Garut, Dan Perwakilan Kementrian Pertanian Hadiri Panen Raya Padi.

120

Jurnalis: Beny

GARUT, ( KF ) – Bupati Garut Rudy Gunawan kembali hadiri panen raya padi tepatnya di sawah lega Desa Kalangsari Kecamatan Pangatikan. Selasa (23/1/18).

Dalam sambutanya Bupati Garut untuk Kabupaten Garut sendiri area lahan pertanianya sangat banyak, dan bahkan dirinya pun merasa bersyukur bisa memanen raya padi secara langsung dengan para petani yang disaksikan Forkopimda, serta perwakilan dari Kementrian Perdagangan.

” Ini merupakan bentuk keseriusan para petani dalam mengelola padi pada saat menanam hingga akhirnya sampai di panen secara bersama, dan saya berharap nantinya para petani bisa bergotong royong, serta selalu menjaga kualitas padi,”ucapnya.

Lebih lanjut dikatakan, orang nomor satu di Kabupaten Garut, untuk pangan yakni beras di Garut dinyatakan aman, petani selain menjadi produsen juga konsumen, yang harus selalu menjaga lahan pertanian agar nantinya kualitasnya bisa terjamin.

Rudy juga menambahkan untuk Kabupaten Garut, sekarang ini pihak Pemkab akan segera menetapkan Lahan Pertanian dan Tanaman Pangan Berkelanjutan (LP2B) agar nantinya lahan pertanian yang ada di Kabupaten Garut tidak dialih pungsikan.

” Kami Pemkab Garut akan selalu menjaga lahan pertanian, dan tidak akan memberikan rekomendasi untuk apapun dilahan pertanian, karena lahan pertanian merupakan tanaman berkelanjutan, bahkan yang sekarang dipanen ada sekitar 20 H dan perhetarnya bisa memanen sampai 8,5 ton,”paparnya.

Sementara itu Kepala Badan Karangtina Pertanian Nasional Banun Harpini, untuk Kabupaten Garut ke satu luas panennya terbesar dari lima Kabupaten yang ada di Provinsi Jawa Barat dari mulai Bulan Januari sampai Febuari,” Setelah melaksanakan panen raya di Kecamatan Pangatikan, kami dari kementrian akan melaksankan panen raya di daerah Pamengpeuk yang luasnya menkacapai 1.700 H,”ujarnya.

Lebih lanjut ia menuturkan, untuk Bulan Januari area pertanian yang akan segera di panen area Jawa Barat jumlahnya memcapai 100 ribu H, sedangkan untuk Kabupaten Garut ada 15 ribu H, dengan hasil yang akan dipanen ini Kabupaten Garut. Sedangkan untuk kebutuhan beras bisa dikatakan surplus,

” Kami meminta agar Bulog nantinya bisa berkerjasama secara berkelanjutan, dan kami juga mengharapkan kejadian panen ini bisa kembali terjadi pada tahun 2016 yang hasil panennya kesatu dengan mencapai 1,3 ton sekali panen,” paparnya.

Tempat yang sama, Plt Dinas Pertanian Kab. Garut Beni Yoga, untuk panen raya ini, selain di fokuskan ke area Utara dan Tengah. Selain itu pihaknya juga akan mengutamakan ke daerah Selatan.
Karena untuk daerah selatan lahan pertanian jumlahnya cukup luas, sehingga akan diutamakan,

” bahkan untuk bulan ini setelah di daerah Kecamatan Pangatikan, panen raya padi akan dilakukan di daerah pamengpeuk. Sekarang ini beras impor sudah mulai masuk, dan akan selalu dipantau agar harga beras bisa stabil dan bisa terjangkau oleh masyarakat,” ujarnya.

Saat disinggung terkait kelangkaan beras dipasaran, Beni mengatakan ini ada Anamoli pasar, makanya dari itu pihak Dinas Pertanian akan terus menjaga agar beras dari petani bisa terpantau dan bisa dirasakan nantinya oleh petani dan masyarakat

” Alahamdulillah untuk stok beras di Kabupaten Garut aman,” katanya.

Pantuan dilapangan, acara panen raya padi di daerah Sawah Lega Desa Karangsari Kecamatan Pangatikan selain dihadiri Bupati Garut, usur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah ( Forkopimda), Perwakilan dari Kementrian Pertanian, serta Muspikan Kecamatan Pangatikan.

BAGIKAN