Bupati Garut ; Tunggu PerGub, Garut Untuk Terapkan PSBB Parsial

314

Koran-Fakta.com, (KF).- Saat ini kasus positif Covid -19 terus bertambah, guna mencegah tersebut Garut pun rencananya akan menerapkan PSBB Parsil. Namun untuk penerapan PSBB Kabupaten Garut masih menunggu Peraturan Gubernur (Pergub) Jawa Barat, hal tersebut disampaikan Bupati Garut, Rudy Gunawan saat ditemui awak media usai menggelar rapat bersama Tim Gugus Tugas Covid-19 di Pamengkang Garut, Kamis (30/04/2020)

” Kita sudah siap untuk menerapkan peraturan PSBB, dan untuk penerapan PSBB parsial sendiri di Garut masih menunggu Peraturan Gubernur, ” Ucapnya

Lebih jauh Rudy menjelaskan, dengan adanya usulan PSBB di Garut Pemkab sudah mempersiapkan semua kebutuhan, namun yang pastinya kita juga mengukuti arahan dari Gubernur Jawa Barat, agar nantinya pada saat penerapan PSBB bisa satu pintu dengan Provinsi Jawa Barat,

“Kita persiapkan semua kebutuhannya namun yang pasti kita akan mengikuti arahan dari Bapak Gubernur, Kapolda dan Pangdam sebagai pengendali PSBB di Provinsi Jawa Barat, Ya kita akan laksanakan PSBB namun menunggu dulu Pergub karena komandonya ada di Gugus Tugas Penanganan Covid-19 Provinsi Jawa Barat,” ujarnya.

Rudy menambahkan, untuk Dasar pemberlakuan PSBB mengacu pada peraturan Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil. Rudy menjelaskan, pemberlakuan PSBB secara parsial akan mencakup beberapa daerah yang dinilai paling rentan penyebaran Covid19, karena kata dia pemberlakuan PSBB parsial tidak seluruhnya Kabupaten Garut tapi beberapa daerah yang kita kaji dari aspek pandemi, jumlah penduduk, keramaian, ekonomi serta, keamanan.

Rudy menerangkan dari hasil kajian itu akan diterapkan dan diatur melalui peraturan Bupati, jika PSBB tersebut disetujui Kementerian Kesehatan melalui usulan Pemerintah Provinsi Jawa Barat.

“Nanti daerah mana saja akan ada di Perbup, Perbup berdasarkan peraturan gubernur, Kami mengikuti tegak lurus sebagaimana Pergub. Kami sudah setuju terhadap itu, yang 17 Kabupaten kota yang belum PSBB, semua kendali di Forkopimda Provinsi Jawa Barat,” tuturnya (J Gunawan)

BAGIKAN