Camat Tarogong Kidul, Lakukan Peletakan Batu Pertama Pembangunan Sumber Mata Air Nyalindung di Desa Mekargalih.

72

GARUT, (KF).- PELETAKAN Batu pertama pembangunan penampungan air bersih (embung) oleh Camat Tarogong Kidul Hj Lilis Nety M,Si dan PJs Kades Mekargalih Idad Badrudin SE, berlangsung di Kampung Pasir Nyalindung RT 03/ RW 09 Desa Mekargalih, Kecamatan Tarogong Kidul, Kabupaten Garut, Rabu (27/02/2019) Siang.

Selain dihadiri Camat Tarogong Kidul, hadir pula Danramil Tarogong kidul, UPT, Babinsa, Babinmas, BPD, Tokoh Masyarakat, Forum RT/RW serta tamu Undangan lainnya.

PJs Kepala Desa Mekargalih Idad Badrudin SE dalam sambutannya menyampaikan rasa syukurnya karna telah terlaksana peletakan batu pertama, pembangunan embung air.

“Embung ini nantinya diharapakan dapat dimanfaatkan untuk kebutuhan distribusi air bersih, khususnya wilayah yang menerima secara langsung manfaat itu adalah wilayah Desa Mekargalih diantaranya RW 09 Kp. Lingga dan akan di alirkan ke 6 RW diwilayah Desa Mekargalih,” katanya.

Lanjutnya dibeberapa wilayah sudah dialiri sumber air dari PDAM sehingga yang belum tersuplai dari lumbung hanya enam wilayah.

“Yang di Kp Cipepe dan Kp. Cireungit itu diarea pinggir jalan Kabupaten sehingga telah masuk air PDAM,” ucapnya

Disampaikan Idad, sumber pendanaan harus kami uraikan bahwa, ini dari Dana Desa (DD).

“Saya selaku PJs Kepala Desa, sangat berterima kasih sekali kepada pemerintah di mana alokasi Dana Desa (ADD), Alhamdulillah Desa Mekargalih ADD tahun 2019 sebesar Rp. 1.223.000.000,- ada kenaikan dari tahun sebelumnya yaitu mencapai Rp 900 Jt,” ungkapnya.

Sementara untuk pembangunan Embung air kami anggarkan sebesar Rp. 2.19.500.000,- buat Bak penampungan dan pipanisasi yang mencapai radius 1 KM dari titik embung.

“Kami dari pemerintah desa pun mengungkapkan terimakasih kepada warga masyarakat yang telah menyumbangkan baik moril materi, pemikiran dan tenaganya. Karena sebelumnya itu ada swadaya masyarakat yang dikerjakan. Lanjutnya mudah-mudahan debit sumber air ini nantinya akan dipergunakan bisa swadaya masyarakat bisa masuk dipelaksanaan program kerja pemerintah desa di tahun 2019,” ungkap Idad

Menurut hasil dari penelitian bersama pendamping desa, debit air per 1 detiknya bisa mencapai 25 liter dan itu pun belum di cek karena masih ada yang bocor, dengan cacahan jiwa itu bisa 1500 jiwa.

“Berarti dengan Volume satu orang mulai dari bayi sampai orangtua itu mencapai 60 liter perhari untuk penggunaan nya dalam kurun waktu selama 15 Tahun, ” pungkasnya.

Sementara ditempat yang sama, Camat Tarogong kidul Hj.Lilis Neti menyambut baik pelaksanaan pekerjaan embung yang nantinya dapat bermanfaat bagi masyarakat banyak diwilayah Desa Mekargalih.

“Kami tentunya merasa bersyukur, sekaligus berterimakasih kepada semua pihak yang telah membantu terlaksananya peletakan batu pertama pembangunan embung mata air Nyalindung ini, dan saya juga ucapkan banyak terimakasih kepada H.Asep yang telah menghibahkan tanahnya untuk dijadikan embung air yang tentunya akan bermanfaat bagi masyarakat banyak,” seraya bersyukur. (J.Gunawan)

Editor : Indra Ramdani

BAGIKAN