Catut Nama Walikota, Oknum Wartawan dan Rekanan Diduga Tipu Sesama Pemborong

381

Koran-Fakta.com (Kota Tasikmalaya) – Nasib naas menimpa salah satu korban pemborong berinisial Ml, dijanjikan salah satu paket proyek pekerjaan jalan di Dinas PUPR Kota Tasikmalaya oleh 2 oknum rekanan dan 1 orang oknum wartawan, ternyata hingga 2 tahun berjalan ini tak kunjung tiba.

Menurut Ml dirinya mengaku percaya kepada ketiga orang tersebut yang menawarkan salah satu paket pekerjaan jalan diwilayah Kecamatan Mangkubumi.

“2 tahun lalu saya ditawarkan proyek jalan di wilayah Mangkubumi oleh ketiga rekanan Pd, Ai dan A. Setelah melakukan pembicaraan sehingga terjadilah kesepakatan dimana saya ditawari pekerjaan tadi dan dijual Rp.15 juta,” Ungkapnya kepada koran-fakta.com sambil mengakui transaksi disebuah kantor salah satu perusahaan di Jl. Letnan Harun, Bungursari Kota Tasikmalaya.

Ml mengaku yakin dan percaya kepada ketiga orang tadi, karena pekerjaan paket itu menurut mereka pemberian Walikota Tasikmalaya.

“Saya percaya saja, karena mereka mereka mengatakan proyek tersebut dari pa walikota, akhirnya saya berikan uang sejumlah sesuai yang diminta,” kata Ml.

Namun setelah ditunggu tunggu janji tersebut sejak 2017 hingga akhir 2019, proyek yang dijanjikan oleh ketiga oknum tadi tidak kunjung tiba, yang ada rasa kekecewaan yang dialami Ml.

“Baru Pd yang telah mengembalikan uang saya Rp. 5 juta, sisanya lagi baru diserahkan Rp. 1,5 juta oleh Ai dan A, sisanya yang Rp. 8,5 juta jika ditagih selalu meleset dan janji janji manis saja hingga saat ini,” keluh Ml warga Nagarawangi ini dengan nada memelas.

Sementara Ai saat dimintai tanggapannya oleh koran-fakta.com mengakui proyek kegiatan yang dijanjikan kepada Ml sebetulnya milik seseorang bernama Ja warga mangkubumi.

“Uang yang diberikan Ml semuanya ada pada rekan saya Ja di Mangkubumi, jika bapak tidak percaya, besok lusa kita datangi bersama sama,” ucap Ai kepada wartawan yang hingga kini terputus komunikasi.

Bahkan Ai mengaku dirinya berprofesi wartawan di salah satu tabloid. Namun setelah cross cek kepada Kepala Biro Perwakilan Tasikmalaya tabloid tadi, ternyata Ai sudah bukan wartawannya lagi. “bukan mang, bukan wartawan kita lagi, lanjut saja mang kalau ada yang mengaku ngaku wartawan kami,” pungkas Kepala Biro Tasikmalaya Tabloid itu yang di klaim Ai adalah wartawannya. (Tono Efendi)

Editor : J Wan

BAGIKAN