Ceng Mujib: Kami Bukan Menolak Tabligh Akbar

173

Wartawan : Jay

GARUT,(KF) – Kabar penolakan PC Nahdatul Ulama Kabupaten Garut terhadap renvana Tabligh Akbar Garut (TAG) 11-11-17 yang sedianya digelar di Alun alun Kota Garut, dengan menghadirkan penceramah Ustad Bachtiar Nasir (UBN) dan Kyai Haji Ahmad Shobri Lubis, sempat viral di media sosial. Sehingga membuat sibuk pihak keamanan dan Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Fprkopimda) Garut, dengan melakukan rapat koordinasi dengan berbagai pihak. Yang akhirnya melahirkan keputusan, diantaranya memindahkan lokasi TAG ke Sarana Olahraga (SOR) Merdeka Kerkhof di Jl. Merdeka Kecamatan Tarogong Kidul, pada Hari Sabtu, dan tidak boleh ada pengibaran bendera Ormas terlarang.

Pada saat bersamaan, Kapolda Jawa Barat, Irjen Pol Agung Budi Maryoto, menyambangi Kantor PC NU Garut, di Jalan Suherman, Tarogong Kaler. Kehadiran Kapolda doterima jajaran pengurus PC NU Garut, Sekretaris Deni Ranggajaya, Wakil Ketua Tanfidziyah NU Jawa Barat, KH. Abdul Mujib dan yang lainnya. Kapolda menyatakan, tabligh akbar secara keseluruhan berjalan lancar, kondusif dan tidak ada penolakan. ” Tabligh Akbar berjalan lancar, kondusif dan tifak ada penolakan. Saya yakin Garut sebagai Kota yang sangat religius akan kondusif, ” katanya.

Ket Poto: Warga Nahdiyin tengah mendengarkan ceramah dan orasi di Jalan Proklamasi, Sabtu (11/11/2017

Sementara itu, KH. Abdul Mujib yang terkenal dengan panggilan Ceng Mujib, menegaskan, kalau NU bukan menolak Tabligh Akbar, melainkan menolak penceramah UBN, karena dinilai ceramahnya bisa memecah belah ummat. ” Kami tidak menolak Tabligh Akbarnya. Yang kami tolak itu Bachtiar Nasirnya, karena Dia pengusung khilafa. Artinya tidak mau Pancasila,” ujarnya.

Mujib juga sempat berorasi di hadapan ratusan warga Nahdiyin di Jalan Proklamasi yang tak jauh dari Kantor PCNU dalam waktu yang bersamaan denga awal digelarnya Tabligh Akbar. Dalam orasinya, pimpinan Ponpes Fauzan itu konsisten menolak kehadiran UBN. Selain berorasi Mujib juga mendo’a kan para pahlawan yang gugur mempertahankan kemerdekaan dari tangan penjajah, untuk memperingati Hari Pahlawan 10 November.

Selanjutnya, Sekretaris PC NU Garut, Deni Ranggajaya, mengutarakan, akan diselenggarakan Tabligh Akbar Garut, pada Sabtu 18 November 2017, mulai Pukul 08.00 Pagi sampai selesai dengan penceramah KH. Habib Lutfi.

Editor : ifan B

BAGIKAN