Dahulu Telepon Umum Koin Menjadi Andalan Masyarakat Untuk berkomunikasi.

43
Ket foto: keberadaan telpon koin dijaman now

Jurnalis: Indra R

GARUT, (KF).- Di tahun 90-an adalah era kejayaan telepon umum. Belum maraknya teknologi ponsel kala itu, telepon umum menjadi andalan masyarakat untuk berkomunikasi.

Kejayaan telepon umum saat itu bahkan menjadi tren di kalangan remaja. Kala itu, telpon umum koin merupakan salah satu sarana komunikasi idaman seluruh masyarakat. Khususnya para kawula muda, telpon umum tersebut sebagai alat komunikasi dengan sang kekasih dan juga digunakan untuk berinteraksi saling mengirim lagu melalui stasiun radio.

Namun seiring kemajuan teknologi, keberadaan telpon umum sudah tergeser dan sirna. Kini, tinggal menyisakan sebuah kenangan, bahkan keberadannyapun kini nampak terlihat kumuh. Dimasa kejayaannya, uang logam koin menjadi berharga dan buruan para kawula muda. Sehingga kemanapun pasti kita bawa.

Kenapa waktu itu telpon umum koin menjadi idola? Karena jika kita menggunakan jasa Warung Telpon (Wartel) biayanya cukup lumayan mahal. Oleh sebab itu, telpon umum koin menjadi alternatif, meski seringkali harus rela mengantre atapun keluar tengah malam hanya untuk sekedar menelpon.

Menurut salah seorang ibu rumah tangga Hani (35 tahun) warga kecamatan Garut kota, yang seringkali menggunakan jasa telpon koin pada masa itu, mengaku cukup terbantu saat itu dengan adanya telpon koin tersebut.

“kadang kalau melihat telpon koin saya suka ingat masa lalu dimana saya dan mantan pacar yang kini jadi suami saya berkomunikasi melalui telpon koin tersebut, terkadang kalau bertengkar sayapun replek membantingkan gagang telpon sambil menutup pembicaraan tanpa pamit”. Ucap Hani saat berbincang dengan koran-fakta.com Sabtu(30/12/2017) siang.

Setelah habis masa kejayaannya, kini nasib telpon umum hanya tinggal kenangan. keberadaannya hanya tinggal penghias di sekitar Jalan Raya, Bahkan keberadaannyapun kini nampak begitu memprihatinkan, komunikasi memang kejam. Telpon umum koin kini hanya jadi saksi bisu dijaman now.

Senada disampaikan Iwan warga Kecamatan Tarogong kidul. Menurutnya, telepon umum koin yang dikeluarkan sebuah perusahaan ternama di Indonesia sekitar tahun 1981, kini tinggal kenangan dan menjadi benda sejarah.

Padahal, telpon umum koin yang pernah berjaya itu, baginya menyimpan kenangan indah bersama sang kekasih yang kini telah resmi menjadi pasangan hidupnya. Bagaimana tidak, melalui alat komunikasi tersebut dia bisa melepas kerinduan ketika berhalangan apel di malam minggu.

“ Hanya dengan mengeluarkan uang koin Rp100, saya bisa memakai fasilitas telpon umum dan berkomunikasi dengan sang pacar,” ujar Iwan

Sejauh ini berdasarkan pantauan koran-koran.com telpon umum koin itu telah lama tak digunakan. Petugas yang dulu rutin memeriksa kondisi telpon atau yang mengganti mesin telpon dan juga mengambil kotak penampung uang koin sudah tak terlihat lagi.

Editor: Van

BAGIKAN