Dakwaan Jaksa Penuntut Umum Error In Personal.

67
Ket foto : Aldis Sandhika selaku Penasihat Hukum terdakwa. (Foto istimewa)

GARUT, (KF).- Pengadilan Negeri Garut (13/3/2019) tengah memeriksa perkara adanya dugaan pelanggaran yang dilakukan oleh Kadispora Kabupaten Garut dalam proyek pembangunan camping ground pramuka blok citiis garut.

Terdakwa dalam dakwaannya yang dibacakan Penuntut Umum pada persidangan sebelumnya diduga telah melanggar pasal 109 jo. Pasal 116 UU RI Nomor 32 Tahun 2009 tentang perlindungan dan pengelolaan lingkungan hidup.

Adapun dalam eksepsi yang diajukan Tim Penasihat Hukum terdakwa pada kantor Aldis Sandhika & Partners mengutarakan bahwa dakwaan Penuntut Umum salah alamat, karena ketika kita mengacu pada rumusan pasal yang didakwakan, dakwaan tersebut tidak memenuhi unsur yang menjadi syarat adanya pertanggung jawaban pidana.

“Dalam hal ini terdakwa bertindak tidak dalam kapasitas pribadinya melainkan menjalankan perintah dari Peraturan Daerah mengenai Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) sehingga dakwaan tersebut tidak memenuhi syarat materiil seperti halnya yang diamanatkan KUHAP.” Ujar Aldis Sandhika selaku Penasihat Hukum terdakwa.

Proyek pembangunan camping ground blok citiis kabupaten garut ini merupakan rangkaian dari proyek besar dalam rangka mengoptimalkan potensi pariwisata kabupaten garut dan hal ini bukanlah kegiatan yang diajukan untuk kepentingan Dispora semata melainkan kemajuan daerah yang sudah disepakati bersama oleh eksekutif dan legislatif, untuk itu maka diperlukan kerja sama dari berbagai pihak dalam rangka memajukan potensi-potensi yang ada.

“Ia (terdakwa) berharap perkara ini segera selesai dan tidak menghambat laju pembangunan garut terlebih tempat yang dimaksud tidak menyalahi Rencana Tata Ruang Wilayah Kabupaten Garut Tahun 2011-2031” ungkapnya. (***)

Editor : Indra Ramdani

BAGIKAN