Dalam Operasi Pekat Tim Gabungan, Razia Sejumlah Tempat Hiburan Malam.

139
Ket foto : saat pelaksanaan operasi yang dilakukan tim gabungan.

GARUT, (KF).- Demi terciptanya rasa aman diwilayah kabupaten Garut, petugas gabungan yang melibatkan Denpom III/2 Garut, BNNK, Satpol-PPKabupaten Garut, Provost Korem 062/ Tn, Provost Kodim 0611/ Grt, Propam Polres Garut. Merazia sejumlah tempt hiburan malam dan beberapa titik yang di sinyalir dijadikan tempat penjualan miras. Jum’at (08/03/2019) Malam.

Razia yang dilakukan tim gabungan dalam rangka pemberantasan penyakit masyarakat (Cipkon) seperti peredaran minuman keras, bahkan razia yang dilakukan tim gabungan juga menyisir sejumlah tempat hiburan malam, alhasil pengunjung yang tidak membawa identitas (KTP) terpaksa diamankan untuk dilakukan pendataan.

Dalam apel persiapan razia gabungan Dandenpom III/2 Garut Letkol Cpm Yulius Amra SH, menyampaikan bahwa razia yang di gelar pada malam ini bertujuan untuk menciptakan kondisi yang aman nyaman dan tentram bagi masyarakat di kabupaten Garut.

“Berjalanlah sesuai dengan tugas pokok dan fungsi pada masing-masing satuan, lanjut Dandenpom III/2 Grt , Apabila ada anggota TNI yang kedapatan maka tugas dari Polisi Militer, serta apabila kedapatan dari Polri itu tugas dari Propam dan masyarakat tugas dari Satpol PP” tegasnya

Lanjut di sampaikan Dandenpom menyampaikan bahwa kita akan melakukan tes urine juga buat anggota TNI- Polri.

“Kita lakukan dulu tes urine oleh pihak BNN dan apabila ada Anggota TNI-POLRI ataupun masyarakat yang kedapatan positif menggunakan Narkoba maka proses sesuai dengan tupoksi masing-masing, ” pungkas Dandenpom III / 2 Garut Letkol Cpm Yulius Amra SH.

Dalam razia yang dilakukan tim gabungan tersebut, beberapa titik yang disinyalir dijadikan tempat penjualan miras tertangkap basah menyimpan puluhan botol miras dan ratusan alkohol 70% yang dijual secara terang-terangan.

Selanjutnya tim gabungan menita barang tersebut untuk selanjutnya dijadikan barang bukti. selanjutnya di limpahkan ke Satuan Polisi Pamong Praja untuk di tindaklanjuti. (Indra Ramdani)

Editor : Yusuf Akbar

BAGIKAN