Dampak Corona, 19.596 KRTS di Kabupaten Tasikmalaya Akan Terima Bantuan Rp.500 ribu

331

Koran-Fakta.com (Kab.Tasikmalaya)
Kepala Dinas Sosial Pemberdayaan Masyarakat Desa Pemberdayaan Perempuan dan perlindungan Anak (Dinsos PMD-P3A) Kabupaten Tasikmalaya Roni Akhmad Sahroni menjelaskan,  Program bantuan tunai dan non tunai dari APBD Provinsi Jawa Barat tahun anggaran 2020 dalam penanganan wabah Covid-19 di Kabupaten Tasikmalaya secara keseluruhan menunggu validasi diluar Data Terpadu Kesejahteraan Sosial (DTKS) melalui aplikasi “sapa warga” oleh para Ketua RW di wilayah Kabupaten Tasikmalaya.

“Untuk warga calon penerima bantuan sosial pada Data Terpadu Kesejahteraan Sosial (DTKS) diluar penerima PKH dan BPNT jumlahnya ada sekitar 19.596 KRTS, dan akan menerima bantuan sebesar Rp.500 ribu, ” Jelas Roni kepada koran-fakta.com disela sela rapat terbatas di aula setda Kabupaten Tasikmalaya,  Rabu (15/4/2020) siang.

Masih kata Roni, jumlah DTKS di Kabupaten Tasikmalaya lebih dari 245.000 keluarga, dimana 124.000 keluarga diantaranya sudah mendapatkan bantuan pusat dalam bentuk PKH dan BPNT. Sedangkan 121.000 lebih belum mendapatkan PKH maupun BPNT. 

“Dan data inilah yang menjadi sasaran provinsi dan pihak kabupaten. Dari jumlah itu, 19.596 kepala Rumah Tangga Sasaran (KRTS) sudah di validasi Pemprov Jawa Barat malam kemarin, ” katanya.

Adapun untuk Program bantuan tunai sebesar Rp. 150.000,- akan disalurkan oleh PT. Pos dan Giro,  sedangkan bantuan lainnya senilai Rp. 350 ribu dalam bentuk kebutuhan sembako dan ini akan dikelola dan distribusikan oleh Bulog.

” Kebutuhan pokok dalam bentuk paket sembako senilai Rp. 350.000,- diantaranya berupa beras, makanan kaleng, gula, minyak goreng, tepung terigu, mie instan dan Vitamin C,” terangnya.

Sedangkan untuk non DTKS yang terdampak wabah Covid-19, pihaknya kini masih menginventarisir data penerima bantuan dari provinsi dan pemerintah daerah sehingga didapatkan data valid agar tidak tumpang tindih. “Intinya tidak mau terjadi duplikasi data. Data usulan penerima bantuan sosial by name by address/validasi akurat,” ucapnya.

Bagi yang belum mendapatkan bantuan dari Pemprov Jawa Barat dengan jumlah yang sama sebesar Rp. 500 ribu per KRTS selama empat (4) bulan menurut Roni,  kini secara marathon sedang dibahas dan dihitung oleh Pemkab Tasikmalaya

“Ada penambahan BPNT dari pusat sebanyak 60 ribu lebih Keluarga Penerima Manfaat (KPM) yang diberikan hingga akhir tahun (Desember 2020) dengan nominal Rp. 200 ribu per KPM. Kita ingin mengcover jangan sampai ada orang yang terdampak wabah corona tetapi tidak mendapatkan bantuan meskipun tidak secara keseluruhan dan akan disesuaikan dengan kemampuan yang ada,” pungkas Roni. (Tono Efendi)

Editor : J Wan

BAGIKAN