Dampak Covid-19, Pengunjung Hotel di Kota Tasikmalaya Turun Drastis Hingga 100 %

374

Koran-Fakta.com (Kota Tasikmalaya) Penurunan tingkat okupansi hotel di Kota Tasikmalaya diperkirakan berlangsung selama sebulan ke depan.

Penyebaran virus corona atau Covid-19 di Tasikmalaya membuat tingkat keterisian (okupansi) hotel menurun drastis hingga 100 %.

Direktur Harmoni Hotel Tasikmalaya Endang  mengatakan tingkat keterisian (okupansi) hotel menurun drastis karena wisatawan lokal mengurangi bepergian. 

Menurutnya, tingkat okupansi tersebut menurun lantaran wisatawan  khawatir untuk naik pesawat karena rawan tertular corona. Hotel dan tempat penginapan yang tingkat okupansi menurun.

Meski begitu, ia memperkirakan penurunan tingkat okupansi hanya berlangsung selama sebulan kedepan sejak pemerintah kota Tasikmalaya mengumumkan kasus lima warganya terjangkit positif Covid-19.

“Kemungkinan para wisatawan atau pengunjung menilai karakter para wisatawan lokal hanya mengalami kepanikan untuk sementara waktu, mudah mudahan jelang Bulan Ramadhan kondisi Kota Tasikmalaya sudah mulai membaik. Insha Alloh Bulan Ramadhan bulan suci,  pasti Alloh akan memberikan jalan” katanya kepada koran-fakta.com, Selasa (31/3/2020) pagi tadi.

Ia pun berharap, pemerintah Kota Tasikmalaya yang hari ini selasa (31/3/2020) akan memberlakukan karantina lokal dapat mengawasi pintu transportasi dengan ketat, sekaligus tetap memberikan kenyamanan dan keamanan dalam perjalanan.

Berkurangnya okupansi hotel bila berkelanjutan berpotensi membuat bangkrut. “Bila bulan April masih sepi, apalagi akan masuk bulan puasa, ini bahaya,” tambah Manager Harmoni Hotel Tasikmalaya,  Dasep.

Apalagi saat ini beberapa Hotel Berbintang di Kota Tasikmalaya,  sejak kemarin ada yang sudah tidak beroperasi alias tutup sementara akibat tak ada pengunjung. (Tono Efendi)

Editor: J Gunawan

BAGIKAN