Dani Safari Effendi, SH,. : Pekerjaan Apapun Jika Dilandasi Niat Amanah dan Ibadah Akan Terasa Nikmat

103

Koran-Fakta.com, (KF)Berperawakan kecil bukan berarti tidak memiliki nyali yang besar. Bahkan sebaliknya, keberanian serta ketegasannya dalam membela setiap klien di persidangan, suaranya begitu lantang persis seperti memimpin sebuah aksi unjuk rasa, disaat dirinya masih aktif menjadi seorang Aktivis kala itu.

Siapa tak kenal dengan sosok Dani Safari Effendi SH, seorang advocat yang kini sedang naik daun kariernya sebagai Pengacara.

Lulusan STHG Tasikmalaya yang kini sedang melanjutkan pendidikan S2 di STH Galuh Ciamis, ternyata memang cukup familiar dilingkungan warga Tundagan tempat tinggalnya. Tak heran jika dirinya, pada Jumat (8/11/2019) baru saja dilantik karena memenangkan dalam pemilihan Ketua RW 07 Kelurahan Linggajaya Kec.Mangkubumi Kota Tasikmalaya.

Kesibukannya sebagai Lawyer yang jadwalnya begitu padat kini memiliki tugas barunya dikingkungan masyarakat sebagai Ketua RW 07.

“Profesi sebagai pengacara adalah sebuah tuntunan keilmuwan saya untuk membela kaum lemah yang terjerat dengan kasus hukum, sementara tugas baru saya di masyarakat menjadi Ketua RW adalah sebuah pengabdian kepada warga. Yang terpenting kita jalani dengan ikhlas apapun yang kita kerjakan niat kan dalam hati ini adalah sebuah amanah dan ibadah, “ungkap bapak dengan 4 anak hasil buah pernikahan dengan isteri tercintanya Sri Lestari.

Apapun pekerjaan kita jika dilandasi dengan niat Amanah dan Ibadah akan terasa nikmat, tambahnya.

Berbicara tentang jabatan barunya sebagai Ketua RW, lelaki kelahiran Tasikmalaya 5 Februari 1976 itu kembali menegaskan, tugasnya menjadi RW tentunya ingin mewujudkan Visi dan Misi dalam bentuk kerja nyata bukan kerja kata.
Apalagi jabatannya sebagai Ketua RW 07 masa bhakti 2019-2022, dirinya menyadari sepenuhnya hal itu, bahwa beban tugas dan tangung jawab yang sangat berat ini tidak mungkin ditanggung sendiri.

“Saya bukan pahlawan Hero seperti Gundala, untuk mewujudkan Visi dan Misi kami kedepan tentunya diharapkan semuanya berperan dan membantu tugas tugas saya sebagai Ketua RW. Peran Pemerintah dan Tokoh Masyarakat harus betul betul bekerja Keras dan Kerja Ikhlas dijajaran Para Pengurus RT & RW, ” katanya.

Dan tugas tugas kami kedepan ini, masih kata Dani, akan dituangkan kedalam Kabinet “Tundagan MEMBARA, artinya Membangun Bersaudara yang berazaskan Keterbukaan dan Kebersamaan serta persaudaraan“ , imbuhnya.

Tentunya masing masing orang memiliki gaya atau style sendiri dalam mengelola organisasi, kedepan kami akan menerapkan system Open Management sebagai bentuk transparasi kepada masyarakat, dan kami akan mengedepan “Pendekatan Persuasif ” dalam menjalankan kebijakan hasil–hasil musyawarah bukan pendekatan provokatif, karena kita memiliki harapan untuk terciptanya lingkungan yang kondusif dan bertanggung jawab, pungkasnya.

Selain itu Dani pun ingin mengajak kepada seluruh warganya untuk meningkatkan silaturahmi dari mulai yang terdekat tetangga dan warga sekitar.

Silaturahmi, menurutnya merupakan modal terbesar kita dalam bekerjasama dan hidup dalam bermasyarakat. Dengan silaturahmi kita akan semakin kenal satu sama lain, saling memahami, saling menghargai, jauh dari perselisihan, jauh dari permusuhan, sehingga pada akhirnya kita akan merasa lapang tinggal di kampung ini.

Termasuk kitapun harus meningkatkan kepedulian sosial antar warga, agar kita semakin peduli satu sama lain, senang bergotong royong, mudah saling tolong menolong bila ada musibah di antara kita.

Termasuk kitapun harus meningkatkan kepedulian terhadap lingkungan hidup tempat kita tinggal. Baik lingkungan sosial maupun lingkungan alam. Lingkungan sosial berkaitan dengan keamanan dan ketertiban, sedang lingkungan alam berkaitan dengan kebersihan, keindahan, dan kesehatan, pungkasnya (Tono Efendi)

Editor: J Wan

BAGIKAN