Dianggap Meresahkan Warga, Sejumlah Gelandangan Jalanan Diamankan Satpol-PP Kabupaten Garut.

88
Ket foto : Sejumlah anak jalanan/anak punk yang terjaring razia oleh Satpol-PP.

GARUT, (KF).- Keberadaan anak punk atau gelandangan di jalanan dinilai telah meresahkan warga masyarakat diwilayah Garut. Berangkat dari hal itu sejumlah anak pung yang berada di alun-alun kecamatan Leles diamankan Satpol-PP. Selasa (12/03/2019) Siang.

Razia yang dilakukan oleh penegak perda tersebut menindaklanjuti adanya laporan terkait maraknya anak-anak punk yang dianggap tengah meresahkan warga masyarakat.

” Kita amankan 8 anak pung atau gelandangan jalanan di alun-alun leses. Karna ada laporan masyarakat yang merasa resah,” ujar Kabid Trantib Satpol PP Garut, Erin Heriyana, kepada koran-fakta.com dihalaman Mako Satpol-PP kabupaten Garut.

Lanjut ia, anak-anak punk yang saat ini di amankan kini dirapihkan penampilan nya dari mulai rambut hingga pakaian.

“Kita cukur rambutnya, supaya tidak terlalu ekstrim, bahkan mereka juga sadar ada yang mencukur rambut sendiri namun tetap kita bantu agar rapih,” kata dia

Lebih jauh disampaikan, setelah melakukan pendataan pihak Satpol-PP menyerahkan anak-anak punk yang saat ini terjaring razia ke dinas terkait.

“Kita hanya mengamankan, selanjutnya mendata dan kemudian kita kordinasi dengan Dinas sosial, namun sedikit kebingungan mereka semua juga tidak membawa identitas diri (KTP),” ucapnya

Tambah Erin, Tempat-tempat yang di sinyalir dijadikan markas bagi mereka harus bisa diawasi oleh semua pihak.

“Bangunan – bangunan kosong atau tempat yang mungkin bisa di jadikan markas bagi mereka harus kita awasi bersama,” pungkasnya. (Indra Ramdani)

Editor : Yusuf Akbar

BAGIKAN