Diduga Cabuli Muridnya, Oknum Guru Ngaji Dilaporkan Ke Polisi

110
Ket foto: korban saat ditemui rumahnya oleh sejumlah wartawan

GARUT, (KF). – G (16) seorang pelajar asal Garut, Jawa Barat mengaku telah dicabuli oleh guru ngajinya yang berinisial FA. Orang tua wali G kemudian melaporkan kasus ini ke Polres Garut. 

Saat disambangi wartawan di kediaman orang tua walinya di wilayah Sukaregang, Garut, G menceritakan kejadian tersebut berlangsung di tempat ia mengaji di wilayah Karangpawitan, Garut.

“Jadi kejadiannya pas bulan Mei (2017). Waktu itu, dia (FA) sakit kemudian dia nyuruh saya untuk nemenin dia di kamar. Pas saya masuk kemudian dia tarik tangan saya dan buka pakaian saya,” ungkap G, Kamis (5/10).

G mengatakan saat itu ia dipaksa untuk berhubungan badan sang guru ngaji. G mengaku,  kejadian tersebut sering dialaminya selama bulan Mei hingga Agustus 2017.

“Sering dia kaya gitu, dari bulan Mei sampe Agustus. Saya gak berani ngelawan karena takut. Mau kabur juga dia selalu bilang kalau kamu pulang ke rumah kamu gak bakal dianggap sama orang tua kamu,” katanya.

Kasus tersebut kemudian terungkap oleh Dedeh (38), ibu angkat G. Dedeh mengatakan, saat pertama ia temui G dalam kondisi ketakutan.

“Jadi waktu itu dia sakit, saya samperin ke tempat ngajinya. Tapi pas saya di sana, dia seperti ketakutan liat handphone itu. Saya curiga, kemudian pas saya liat hpnya ternyata banyak sms ancaman dari si FA,” ungkap Dedeh di tempat yang sama.

Dedeh yang mengaku tak terima dengan dugaan ini langsung melaporkan kasus ini ke Mapolres Garut.

“Udah dilaporkan ke polisi, sejak dua minggu lalu. Belum ada panggilan lagi,” katanya.

Sementara itu Kasat Reskrim Polres Garut AKP Hairullah mengatakan kasus ini masih dalam penyelidikan pihaknya.

“Lagi lidik dulu ya,” ungkap Hairullah saat dihubungi via telepon, hari ini. (Tim)***

BAGIKAN