Dinas Pertanian Garut,Luncurkan Aplikasi Sipenyulap dan Sippinter

48

wartawan: j Gunawan

GARUT,(KF)- Integrasi yang efektif antara TIK dalam sektor pertanian akan menuju pada pertanian berkelanjutan melalui penyiapan informasi pertanian yang tepat waktu relevan, yang dapat memberikan informasi yang tepat kepada petani dalam proses pengambilan keputusan berusahatani untuk meningkatkan produktivitasnya.

Untuk itu Dinas Pertanian Kab.Garut terus berinovasi dibidang TIK, agar dapat memperbaiki aksesibilitas petani dengan cepat terhadap informasi pasar, input produksi, tren konsumen, yang secara positif berdampak pada kualitas dan kuantitas produksi.

Di pameran Garut Expo, dalam rangkaian HUT Korpri ke-46, Dinas Pertanian Kab Garut, menampilkan dua inovasi jagoannya diantaranya Sistem Informasi pelaporan kinerja penyuluh pertanian Lapangan (Sipenyulap) dan Sistem Informasi Pelayanan Pertanian Terintergrasi(Sippinter)

Moch Ridwan Fauzi S.IP MSi selaku inovator mengatakan, pertama kami meluncurkan aplikasi Sistem Informasi pelaporan kinerja penyuluh pertanian Lapangan (Sipenyulap) ini adalah suatu inovasi Dinas Pertanian Kab Garut, untuk para penyuluh pertanian lapangan,

Menurut ia,”aplikasi ini berbasis android dan penggunaannya langsung melalui perangkat mobile smartphone yang lebih mudah dibawa kemana mana dan aplikasi ini menjadi aplikasi yang sangat inovatif, untuk aplikasi bisa menguduhnya di Google play Store,”jelasnya

Dan pertama kali digunakan dalam pelaporan kinerja tenaga penyuluh dilapangan dengan yang akuntable,

“Aplikasi ini mampu tersampaikan data secara detail akurat dan informatif, seperti berupa pelaporan berupa file Poto, video dan dukumen seperti ms word, ms Exel dan powerpoint secara real time dan Databese pelaporan tenaga penyuluh dapat tersusun secara sistematis,” ujarnya.

Sambung ia, yang kedua Aplikasi Sistem Informasi Pelayanan Pertanian Terintergrasi(Sippinter) yang telah diterapkan di 50 Desa dari 421 Desa yang ada sebagai uji coba,

“pelayanan ini terintergrasi yang dibentuk untuk memperlancar dan mempercepat pelayanan informasi pertanian,teknik, budidaya tanaman, pengendalian OPT, seperti pemenuhan kebutuhan Alsintan, pengolahan, pemasaran dan promosi produk pertanian serta akses permodalan bagi petani,” ucapnya.

Ridwan menambahkan,Kegiatan Sippintar diselenggarakan dalam satu kawasan balai penyuluhan pertanian (BPP), tuturnya.

Editor: Van’s

BAGIKAN