Direktur Dunia: Pertukaran Pelajar Indonesia dan Korea Diperingakat Kesatu

302
poto bersama saat pertukaran pelajar Indonesia Korea.

KF,- Program pertukaran pelajar Indonesia dan pelajar Korea adalah salah satu cara terbaik untuk mempelajari tentang kebudayaan dan bahasa lain, serta mengembangkan keterampilan –keterampilan yang ada di seluruh dunia.
Saat ditemui diruang kerjanya kasi kepemudaan Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Kab Garut Kusman mengatakan,”Ini pertukaran pelajar tahun ke enam multi year antara pemuda negara Indonesia dan negara Korea, sebanyak 80 orang Pemuda Korea ditempatkan empat desa yaitu Desa Cikandang, Desa mekarjaya, Desa simpang Kec Cikajang dan Desa panangayan Kec Pamulihan. Allhamdulilah selama sepuluh hari ini pertukaran Pemuda korea berjalan dengan lancar,” ungkapnya
Sambung Kusman menuturkan,selain pertukaran budaya, pemuda korea membawa bantuan dana sebesar Rp 25 Juta per desa dan untuk diaktualisasikan dalam bentuk pembangunan (Renovasi) .Walapun tidak signipikan, dana itu bisa diterapkan di balai desa seperti untuk pengecetan, mengganti kayu yang rapuh ,rehab MCK dan telah berjalan ditahun ke enam. Mudah-mudahan nanti ditahun 2017 kegitan pertukaran korea lebih optimal, dan dampaknya nanti untuk kesehatan untuk pertanian kedepannya juga ada,”tuturnya.

Kasi Pemuda DISPORA Kab Garut
Kasi Pemuda DISPORA Kab Garut”Kusman”

Namun begitu, kusman mengaku, “Alhamdulilah kita mendapat aspresiasi yang luar biasa dari direktur Dunia atas nama pemerintah Korea bahwasannya dari lima negara yang ditempatkan pemuda korea di Asia Indonesia diurutan nomer satu. Kegiatan ini multi year sekitar 10 tahun , tetapi melihat kondisi penyambutannya sangat baik dari tuan rumah ini bisa seterusnya di indonesia, sepanjang kepercayaan korea. Dan jangka waktunya bisa tidak terhingga.
Lebih lanjut Kusman menuturkan, setelah pembicaran lebih jauh dengan direktur korea, memang rencananya kedepannya 30 tahun yang akan datang mahasiswa – mahasiswa korea ini, akan bisa mengingat bahwa kita pernah pertukaran pemuda indonesia. Dan nanti Gol Sektinya kedepanya bisa investasi dengan harapan akan adanya kerja sama perusahan asing bisa datang ke indonesia.
Kusman berharap,”untuk masyarakat karang taruna, empat desa tersebut dengan pertukaran ini ,salah satunya bisa mengenal daerah luar, bukan hanya mengenal budaya lokal akan tetapi juga bisa mengenal budya budaya lain, adat istiadat dan bisa mereka dibawa kesini. Terutama yang paling penting kebudayaannya.Kalau untuk pemuda Korea selama lima Hari disini mereka mempelajari budaya di garut seperti Pencak Silat, Jaipongan dengan tukar budaya dengan pemuda lokal .kkegitan ini sama seperti saat pertukaran pemuda kita di Canada setelah lima tahun ,pemuda kita balik lagi ke Garut, contoh keberhasilannya seperti di Kec Cisompet kita bisa bikin Pustu dari hasil biaya disana,”Pungkasnya.(J Wan/ Indra R)

BAGIKAN