Direktur Utama PT.Widodo Group Jadi Pemateri Dalam Diklat Protokoler

252

Direktur Utama PT.Widodo Group. H.Raden Marlan saat memberikan materi dalam kegiatan Diklat Protokoler
Direktur Utama PT.Widodo Group. H.Raden Marlan saat memberikan materi dalam kegiatan Diklat Protokoler
KF.-Penegak dan Pandega dari sekolah tingkat SMA/K Sederajat dan Perguruan Tinggi mengikuti diklat Protokoler angkatan ke-2 tingkat kabupaten Garut yang digelar dilantai dua gedung PKK Pendopo kabupaten Garut, Sabtu(26/11/2016) Sore.

Pelatihan protokoler yang dilaksanakan untuk memberikan pendidikan, kepada anak-anak Penegak dan Pandega yang mana para pesertanya hampir mewakili semua kecamatan Dikabupten Garut.” Ini untuk memberikan pembelajaran, pelatihan materi sistem protokoler upacara didalam ruangan dan upacara diluar ruangan.” Ucap ketua kwarcab kabupaten Garut H.Ahmad Bajuri, SE,MM

Lanjut ia, dalam kegiatan tersebut dilibatkan pula untuk menjadi pemateri yang mana diantaranya, dari pihak Kodim, Polres, Pemda juga salah Seorang Pengusaha sukses Direktur Utama PT.Widodo Group, sekaligus Owners RMC yang tak lain H.Raden Marlan.

ketua kwarcab kabupaten Garut H.Ahmad Bajuri, SE,MM Tengah, Direktur Utama PT.Widodo Group H.Raden Marlan (Kanan) dan ketua RMC Kab Garut Deddi Heryana (kiri)
ketua kwarcab kabupaten Garut H.Ahmad Bajuri, SE,MM Tengah, Direktur Utama PT.Widodo Group H.Raden Marlan (Kanan) dan ketua RMC Kab Garut Deddi Heryana (kiri)

Diharapakan anak-anak ini pasca mengikuti pelatihan bisa paham tentang protokoler. “mudah-mudahan mereka bisa berkiprah ditingkat kecamatan, baik itu di Sekolah-sekolah dimana gaidn biar seragam tata upacara yang benar menurut peraturan tentang keprotokoleran, Ujarnya.

Sementara ditempat yang sama Direktur Utama PT.Widodo Group, H.Raden Marlan mengatakan dari awal pihaknya tengah berkomitmen untuk bergerak baik di Sosial ataupun Budaya salah satunya dengan ketua Kwartir Cabang Garut, dalam kegiatan Pelatihan Protokoler ini, kita terbuka dengan siapapun yang mana sifatnya positif. salah satunya ada satu tugas materi, tidak hanya belajar yang resmi dalam hal protokoler ada juga kewirausahaan dan lain sebagainya,” Katanya

Lanjut ia pihaknya hanya ingin mewakafkan ide dan pemikiran,” barangkali ada hal-hal yang sudah kita miliki bisa kita bagikan ke Anak-anak yang mengikuti kegiatan ini, dan mudah mudahan bermanfaat buat anak-anak ini .” Ujarnya

Lebih jauh dikatakan H.Marlan, dalam hal ini minimal dasar untuk menuju kedewasaan dan kemandirian anak-anak ini bisa lebih tau, contoh orang tidak akan bisa naik sepeda kalau tidak memahami dasarnya. “dalam hal inipun minimal mereka memiliki bekal pembelajaran pengetahuan, pemikiran dan motivasi bagi mereka.” Pungakasnya (Dra R/JG)

BAGIKAN