DISPORA Garut, Ajak Kembangkan Olahraga Pencak Silat dan Lestarikan Budaya Asli Indonesia

50
Ket foto: Kadispora Kabupaten Garut saat foto bersama Atlit pencak silat di Ballroom BNB Hotel Komplek Metro Trade Centre. Jl. Sukarno Hatta Bandung

Wartawan : J.Gunawan

Kepala Dispora Provinsi Jawa Barat, Prof. Dr. H.Yudha M. Saputra, M.Ed, membuka langsung kegiatan Festival Seni Pencak Silat, yang diprakarsai oleh IPSI Provinsi Jabar. Kegiatan ini dalam rangka ngamumule warisan budaya, pikeun nanjeurken jati diri bangsa, di Ballroom BNB Hotel Komplek Metro Trade Centre. Jl. Sukarno Hatta Bandung, Rabu (22/11).

Acara dihadiri pengurus IPSI Kabupaten/Kota, Dinas Pemuda dan Olahraga Kabupaten/ Kota se-Jawa Barat dan Kepala Disparbud Provinsi Jawa Barat. Tampak hadir Kepala Dispora Kab. Garut Drs. Kuswendi, M.Si yang didampingi para Kasi diantaranya Indra Arica Rahman, SE, MM (Kasi Pengembangan Tenaga Keolahragaan), Cecep Erfiandi, S.Ip (Kasi Pembinaan, Pengembangan Bakat dan Prestasi), Iqbal Muslim, S.Ip, M.Si (Kasi Pengembangan Olahraga Masyarakat).

Dalam sambutannya Kadispora Jawa Barat, Prof. Dr. H. Yudha M. Saputra, M.Ed menyampaikan, “Mayjen Purn. Dr. Edi Nalapraya diusianya 85 tahun, tetap sehat. Kerena melestarikan pencak silat, generasi penerus yang akan ngamumule pencak silat. Dispora Jawa Barat komitmen setiap tahun akan memfasilitasi kegiatan ini. Peserta hari ini harus komitmen cinta pada pencak silat, jangan pindah ke seni olahraga lain. Silat membentuk orang yang cerdas dan penuh keterampilan yang bagus. Contohnya banyak atlit silat, mereka keliling dunia dengan pencak silat, mampu jaga NKRI dan bangun kebaikan untuk dirinya”. Ungkap dalam sambutannya.

Ket foto: Istimewa

Sementara Kadispora Garut, Drs. Kuswendi, M.Si mengatakan kami sangat mengapresiasi kegiatan ini, untuk kontingen Garut sendiri yang ikut festival ini sebanyak 25 Atlet dan official.

“Sebanyak 13 orang dan 12 official yang terdiri dari pelatih, nayaga dan pendamping Cabor,”ucapnya pada awak media melalui telpon pribadinya.

Lebih jauh menjelaskan, ini bagian dari motivasi untuk pengembangan budaya daerah, sekaligus tempat mempererat tali silaturahim antar paguron yang ada di Jawa Barat.
“Sudah barang tentu, ini kewajiban kita semua, untuk bisa menumbuh kembangkan olahraga pencak silat dan melestarikan budaya asli Indonesia ini,” jelasnya.

Ditambahkannya, Cabang Olahraga Pencak Silat ini adalah salah satu cabang olahraga yang paling banyak menyumbangkan medali untuk Kabupaten Garut.

“Alhamdulillah untuk mendukung semua itu, kami Pemerintah Kabupaten Garut telah menyediakan sarana dan prasarana dengan membangun GOR Beladiri dikawasan Gelora Intan Jalan Ciateul,” ujarnya.

Sambungnya, kami hanya monitoring dan pendampingan kontingen pencak silat Kabupaten Garut, pungkasnya, usai menghadiri kegiatan pembukaan festival seni pencak silat.

Editor : Indra R

BAGIKAN