Dituding Kunker sia sia, Disnaker Kota Tasik Angkat Bicara

74

Kota Tasikmalaya, (KF)- Kabid Pelatihan Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Latas) pada Dinas Tenaga Kerja Kota Tasikmalaya, Drs.H.Padil, mengaku kecewa dengan statemen salah satu LSM di Tasikmalaya yang menuding Disnaker Kota Tasikmalaya dalam kunjungan kerja pekan lalu, ke Disnaker Kab.Ciamis, Kota Banjar dan Kab.Pangandaran dinilai suatu sia sia.

Bahkan Disnaker dituding kunjungan ke tiga daerah itu dikatakan salah sasaran, pasalnya menurut mereka ketiga daerah tadi belum mendapatkan sertifikat Organisasi internasional (ISO).

Kunjungan kerja stafnya ketiga daerah itu hanya untuk menanyakan Informasi Pasar Kerja (IPK), karena pelaksanaan bursa kerja yang akan dilaksanakan di Kota Tasik supaya jadwalnya tidak bentrok dengan daerah lain seperti Ciamis, Banjar dan Pangandaran, apalagi ketiga daerah tersebut sama sama akan menggelar bursa kerja, ” terang Padil kepada koran-fakta.com, Rabu (11/4/2018) sore tadi saat berkunjung ke kantor Pokja Media Online Tasikmalaya.

Apalagi dalam waktu dekat ini, masih kata Padil, Dinas Tenaga Kerja(Disnaker) Kota Tasikmalaya pada 16-17 April 2018, akan menggelar Job Fair (Bursa Kerja) yang akan dilaksanakan di Gedung Serbaguna Pemkot Tasikmalaya.

Jadi kunjungan kerja staf kami itu hanya untuk menanyakan Informasi Pasar Kerja (IPK), tidak ada maksud lainnya seperti yang ditudingkan kepada Disnaker oleh LSM disalah satu media.

Dikatakannya, kunjungan itu murni menggunakan biaya pribadi tanpa menggunakan anggaran negara.

Yang berangkat Ibu Susi staf Disnaker dan itu menggunakan kendaraan sendiri dengan biaya sendiri,” tegasnya.

Untuk bursa kerja nanti, masih kata dia, sudah 24 perusahaan dari Tasikmalaya, Bandung, Jakarta dan Bekasi yang mendaftar untuk turut menyemarakan Job Fair 2018.

Jadi statemen yang ditudingkan LSM disalah satu media itu, sama sekali tidak ada dasar dan tidak tepat, entah apa maksudnya ini,” tanya Padil.

Penulis : Tono Efendi

Editor. : Van’s