DLHKP Hibahkan 9 Unit Triseda

211

(KF),- Dinas Lingkungan Hidup Kebersihan dan Pertanaman (DLHKP) Kab Garut menghibahkan 9 unit kendaraan roda tiga (triseda) kepada masyarakat yang konsen dalam aktifitas lingkungan hidup. Yudi Wahyudin Selaku Kepala Bidang Tata Lingkungan DLHKP mengunkapkan hibah kendaraan pengangkut sampah ini merupakan hibah tahun anggaran 2016.

Hibah ini diberikan kepada masyarakat maupun organisasi yang konsen dalam penanggulangan masalah lingkungan hidup dilingkungannya. Salah satu penerima bantuan tersebut, yakni Bank Sampah di Kp. Naringgul, Desa Pakuwaon, Kecamatan Cisurupan. “Kita berikan kepada masyarakat secara langsung. Agar bisa dimanfaatkan secara baik oleh masyarakat, seperti halnya bantuan untuk masyarakat Kp. Naringgul,” ucapnya saat menyerahkan triseda, Jumat (13/01).

Menurut Yudi, hibah ini ditujukan kepada masyarakat yang memang benar – benar memiliki tempat serta aktifitas yang konsen pada lingkungan hidup. “Kita berikan sesuai rekomondasi dan sesuai dengan yang telah kita lakukan survei apakah layak atau tidak,” katanya.

Dikatakannya, dengan aktifitas sosial yang telah dilakukan oleh masyarakat, untuk itu DLHKP memberikan bantuan transfortasi agar mempermudah pengangkutan sampah – sampah yang berada jauh dari titik penjemputan.

Lanjut Yudi, penerima manfaat dari kendaraan roda tiga sendiri harus sesuai dengan kriteria yang DLHKP, yakni dapat menampung sampah, memilah sampah dan mengolah sampah hingga menjual sampah dan menghasilakan uang bagi pengelola dan masyarakat.

“Makanya kita suport, dengan pemberian hibah ini. Pemberian hibah ini diberikan secara cuma – cuma untuk dimanfaatkan sebaik – baiknya dan dirawat untuk kegunaan masyarakat,” imbuhnya.

Sementara itu, Indra Ketua Organisasi Kepemudaan (OKP) Bank Sampah di Kampung Naringgul, mengaku senang dengan pemberian hibah ini. “Alhamdulilah kita dapat bantuan, ini bisa sangat bermanfaat bagi kami, karena selama ini kita cukup kesulitan dalam menarik sampah di lokasi – lokasi yang cukup jauh dari bank sampah,” katanya.

Disebutkan Indra, terwujudnya bank sampah di kampungnya, berkat bimbingan Yayasan Paragita, yang terus menerus melakukan pembinaan.” Kami juga mengucapkan terima kasih kepada DLHKP dan Ibu Gita dari Yayasan Paragita, yang telah membinan dan membimbing masyarakat di kampung kami, hingga terwujunya bank sampah dan mendapatkan bantuan kendaraan,” tuturnya.

Selaku pembina, Ir. Gita Noorwandani, menyampaikan terima kasihnya kepada DLHKP dan beberapa bank sampah binaannya yang telah mendapatkan bantuan kendaraan operasional dari DLHKP secara cuma-cuma.

” Bantuan ini luar biasa, saya senang sekali beberapa binaan kami memperoleh kendaraan secara gratis, Mudah-mudahan bermanfaat bagi masyarakat. Terima kasih atas bantuan yang diberikan dinas, terima kasih juga untuk para pengelola bank sampah, yang terus konsisten memelihara lingkungan,” ucapnya. (Jay).

BAGIKAN