Doni Maryadi, Salurkan Motor Untuk Bank Sampah

165

GARUT, (KF)- Sampah menjadi masalah klasik yang belum terkelola dengan baik, sehingga sampah seringkali menimbulkan bencana lingkungan. Oleh karenanya pemerintah melalui Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan Republik Indonesia, terus mengembangkan berbagai program dalam mengatasi masalah sampah. Salah satunya mendorong terselenggaranya bank sampah di berbagai daerah. Untuk itu, Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan menyalurkan bantuan motor operasional untuk bank sampah yang sudah ada.

Anggota DPR RI dari Fraksi PDI Perjuangan, H. Doni Maryadi Oekon, ST, mengatakan, dirinya sebagai anggota dewan mendapatkan alokasi 40 unit sepeda motor pengangngkut sampah dari Kementerian, 15 diantaranya dialokasi kan untuk bank sampah yang ada di Garut.

” Tahun ini saya mendapat jatah motor sampah dari kementerian sebanyak 40 unit. Memang jumlah sebanyak ini belum memadai, Insya Alloh tahun depan saya dan komisi, mengusulkan sampai 100 motor sampah,” ujarnya, usai menghadiri sosialisasi
Pegembangan bank sampah dalam pengelolaan infrastruktur hijau menuju Indonesia bersih sampah, yang diselenggarakan di Gedung LEC Garut, Sabtu (07/06/2017)

Dikatakan Doni, masalah sampah ini belum ada solusi yang signifikan. Hal ini menurut dia, karena sampah berkaitan dengan kesadaran masyarakat dalam mengelola sampah, baik cara buang sampah, maupun tempat buang sampahnya. Oleh karena itu, melalui peserta sosialisasi penhemnangan bank sampah tersebut, Dpni berharap bisa menyampaikan kepada masyarakat, bahwa sampah itu bila dikelola dengan baik bisa menghasilkan manfaat ekonomis.

” Mudah-mudhan masyarakat bisa lebih pintar bagaimana cara buang sampahnya. Tapi dalam hal ini bukan semata nilai uangnya, yang lebih penting adalah kesadaram masyarakat dalam memperlakukan sampah, agar tidak menjadi sumber penyakit dan bencana banjir,” harapnya.

Ditambahkan Doni, selain motor sampah, pihaknya juga akan mengajukan mesin pencacah sampah, agar sampah bisa lebih bermanfaat.

Sememtara itu, Kepala Dinas Lingkungan Hidup Kebersihan dan Pertamanan Kabupaten Garut, Asep Suparman, menyambut gembira adanya bantuan motor sampah itu. ” Terus terang kami merasa sangat terbantu dengan bantuan motor untuk 16 desa di 15 kecamatan ini. Kami ingin di setiap desa itu memiliki bank sampah, agar masyarakat bisa mengelola sampah menjadi bernilai ekonomis yang bisa menamnah penghasilan masyarakat, ” katanya.

Ia juga mengapresiasi kiprah yayasan Paragita dalam melaksanakan pembinaan bank sampah yang sudah cukup banyak.” Langkah Paragita Ini kan untuk menyadarkan masyarakat untuk memilah dan memilih sampah menjadi lebih berguna, ” imbuhnya. (Jay)

BAGIKAN