DPMPD Garut Kembali Melakukan Kegiatan Lomba Evaluasi Perkembangan Desa dan Kelurahan

108
Ket Foto : Sekretaris Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD) Kabupaten Garut, Asep Jaelani, S. Pd, M.Pd selaku tim penilai saat memberikan sambutan. (Foto oleh : Indra R)

Koran-Fakta.Com (KF).- Dalam rangka mengoptimalkan pemerintahan desa dan kelurahan. Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Pemerintahan Desa (DPMPD) Kabupaten Garut kembali menggelar kegiatan lomba evaluasi perkembangan Desa dan kelurahan tingkat kabupaten Garut.

Kegiatan Lomba evaluasi perkembangan Desa dan kelurahan tersebut berlangsung di Aula kantor kecamatan Tarogong kidul tahun 2020.

Kegiatan tersebut diawali oleh penilaian tim teknis kecamatan untuk menilai desa dan kelurahan yang bakal dicalonkan untuk mengikuti lomba desa dan kelurahan tingkat Kabupaten, selanjutnya penilaian dilakukan oleh tim teknis Kabupaten.

Sekretaris Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD) Kabupaten Garut, Asep Jaelani, S. Pd, M.Pd  menjelaskan, kegiatan lomba desa dan kelurahan ini akan di ikuti oleh 41 Desa di Kabupaten Garut.

“untuk tahun 2020 ini yang mengikuti 41 Desa dari 41 kecamatan, dan semuanya itu pihak kami hanya menerima usulan dari tiap kecamatan,” katanya, saat ditemui di Aula kecamatan Tarogong kidul. Selasa (10/03/2020).

Lanjut disampaikan, ada beberapa indikator yang harus dipersiapkan yang sesuai dengan Permendagri Nomor 81 Tahun 2015 tentang Evaluasi Perkembangan Desa dan Kelurahan. 

“ada tiga hal pertama mungkin Pemerintahan, kemasyarakatan, kewilayahan, termasuk didalamnya pendidikan, kesehatan masyarakat ada didalamnya,” jelas Asep

Lebih jauh disampaikan, tahun ini berbeda dengan tahun-tahun sebelumnya. Karena kalau tahun-tahun sebelumnya pihak DPMPD datang langsung ke Desa tapi untuk tahun ini beberapa desa di satukan dalam satu tempat seperti saat ini, kemudian mereka dipisah antara aparat Desa dan kepala Desa.

“Nah para kepala desa ini dipinta untuk melakukan ekspos berkaitan dengan tiga hal yang tadi, selain Pemerintahan, kewilayahan, kemasyarakatan yang telah dilakukan di desanya. Kemudian berkaitan dengan IPM, Stantink itupun akan digali oleh tim yang lainnya,” Paparnya

Sementara H.Engkos, Kepala Desa Cibunar yang ditunjuk sebagai desa pilihan di wilayah kecamatan Tarogong kidul mengungkapkan beberapa indikator dan Pembangunan telah dilakukan oleh desanya yang mana diantaranya
Pembangunan Embung Desa, Pemberdayaan Pelatihan, termasuk juga PTSL, dan Website Desa Cibunar guna menunjang kemudahan administrasi.

Kepala Desa Cibunar, kecamatan Tarogong kidul kabupaten Garut. H.Engkos

“Embung Desa tentunya untuk memenuhi kebutuhan air dan meningkatkan volume hasil pertanian diwilayah desa kami, kemudian pemberdayaan tentunya kita lakukan serta beberapa Tanah diwilayah kami sudah bersertifikat melalui program PTSL, juga Website yang menunjang kemudahan administrasi,” ungkapnya

Untuk saat ini tiga Desa yang mengikuti lomba evaluasi perkembangan Desa dan kelurahan tingkat kabupaten Garut yang mana diantaranya Desa Kecamatan Tarogong kidul, Desa Kolot kecamatan Cilawu, serta Langen Sari kecamatan Tarogong Kaler. Pungkasnya (Indra R)

Editor : Van’s

BAGIKAN