Dukungan Seminar Nasional MKI, Kini Datang Dari Mahasiswi IKHAC Mojokerto Jawa Timur

183

Koran-Fakta.Com (KF).- Setelah Irfan Aziz mahasiswa dari STAI Kota Tasikmalaya, dukungan seminar nasional kebangsaan yang akan digelar oleh Mahasiswa Keguruan Indonesia (MKI) datang dari Dwipa Nurul Azizah  mahasiswi Institut KH. Abdul Chlaim (IKHAC) Mojokerto Jawa Timur.

Melalui press release yang disampaikannya kepada awak media, Dwipa Nurul Azizah yang akrab disapa Dwi menuturkan bahwa sebagai generasi calon pendidik,  dirinya merasa bangga atas diprakarsainya acara seminar nasional yang bertajuk Bedah Radikalisme Diskursus Penguatan Paham Kebangsaan Bagi Mahasiswa Calon Guru yang akan dilaksanakan nanti pada hari Sabtu, 15 February 2020 diaula pendopo kabupaten Garut.

Selaku ketua koordinator MKI pada jurusan pendidikan PGMI kabupaten Mojokerto, Dwi berharap acara seminar ini dapat menambah pengetahuan, pendalam berikut menjadi imun penguat paham kebangsaan untuk lebih mengikat bingkai kebhinekaan didataran mahasiswa keguruan.
Hal itu juga berangkat dari kecemasan dirinya akan rapuhnya masa depan pendidikan karena tidak memiliki pijakan atas rasa kecintaan terhadap tanah air dikalangan pendidik sebagai indikator utamanya. Dirinya juga merasa dikagetkandengan adanya laporan yang disampaikan oleh salah satu media massa yang terbit pada tanggal 5 Februari 2020, bahwa hampir 63%, guru-guru berpandangan intoleran terhadap pemeluk agama selain dari Islam.

“Mendengar laporan hasil survei yang dilakukan oleh Pusat Pengkajian Islam dan Masyarakat (PPIM) UIN Jakarta terhadap Guru itu, jujur saya merasa terpukul sekali.” Ucapnya, Jum’at (07/02).

Pada prinsipnya, acara seminar memang bukan hal yang baru untuk didengar, namun sebagaimana yang disampaikan oleh Dwi bahwa kegiatan seminar merupakan salah satu bentuk upaya untuk mensosialisasikan maksud dan tujuan diarasa sangat penting untuk disampaikan kepada publik. Diyakininya pula, kegiatan seminar itu tidak akan pernah usang dan sepi dari peminat.

Nuansa berbeda yang dirasakan oleh Dwi mahasiswi PGMI Institut KH. Abdul Chalim Mojokerto Jawa Timur ini adalah semangat pendidikan yang seakan terlahir kbali dari para mahasiswa keguruan, seoalah betul-betul tergerak kembali.

“Kita berharap dalam rencana acara ini tidak ada hambatan dan kendala ya.., untuk itu mari kita sukseskan dan ramaikan acara tersebut.” Pungkasnya. (Rd)

Editor : Indra R

BAGIKAN