Kecamatan Tarogong Kidul, Jadi Titik Pantau Penilaian Tingkat Nasional, Salah Satunya Bebas Asap Rokok.

105
Saat sosialisasi di kantor kecamatan Tarogong kidul, kabupaten Garut.

GARUT, (KF).- Kantor Bea-cukai Bekerjasama dengan Satuan Polisi Pamong Praja Gelar Sosialisasi penanganan kawasan Bebas Asap rokok dan Peredaran Roko Ilegal di Wilayah Kabupaten Garut tahun Anggaran 2018.

Sosialisasi yang digelar di aula kantor kecamatan Tarogong kidul Kabupten Garut tersebut dihadiri langsung Perwakilan dari Kantor Bea-cukai Priangan timur, Sekdis Pol PP kabupaten Garut Dede Romansyah, didampingi Kepala Bidang Penegakkan Perda (GAKDA), Camat Tarogong Kidul, Hj.Lilis Neti Para Kepala Desa/Kelurahan perwakilan PKL, Serta para tamu undangan lainnya yang menjadi peserta sosialisasi tersebut. Rabu (1/8/2018) Siang.

Camat Tarogong kidul Hj.Lilis Neti dalam sambutannya menyampaikan pihaknya ucapan terima kasihnya kepada pihak Satpol PP kabupaten Garut, dan Bea-cukai Priangan timur yang sudah berkenan melakukan sosialisasi diwilayah kerja kecamatan Tarogong kidul.

“Terkait dengan penanganan kawasan Bebas Asap rokok dan Peredaran Roko Ilegal diwilayah kami tentunya ini sangat-sangat kami perlukan. Mengingat saat ini wilayah kami menjadi titik pantau penilaian tingkat nasional, pihak kementerian. Yakni dari kementerian agama dan pendidikan serta Kementerian kesehatan terkait lomba UKS, salah satunya penilaian bebas asap rokok,” Ungkapnya.

Sementara, ditempat yang sama sekertaris Satuan Polisi Pamong Praja, Pol PP kabupaten Garut, H.Dede Romansyah saat ditemui sejumlah media mengatakan. Hal ini merupakan program kementerian keuangan bahwa kabupaten/kota berkewajiban melaksanakan penanganan terkait penanganan kawasan Bebas Asap rokok dan Peredaran Roko Ilegal di Wilayah Kabupaten Garut.

“Tahun ini memang satpol PP mendapatkan kepercayaan terkait peredaran rokok ilegal di kabupaten Garut dibeberapa kecamatan. Salah satunya kecamatan Tarogong kidul ini,” ujarnya.

Dikatakan Dede, Sebelumnya pihaknya telah melakukan juga sosialisasi terkait hal ini.

” Dari 42 kecamatan di kabupaten Garut kita menjadi narasumber dalam sosialisasi peredaran rokok ilegal,” ucapnya.

Oleh : Indra R

Editor : Van’s

BAGIKAN