Ekonomi Syariah Solusi Kesejahteraan Umat, Menjadi Tema Dalam Konfrensi Cabang ke-1 PC HPN Garut.

50
Ket Foto : Pimpinan cabang Himpunan Pengusaha Nahdliyin kabupaten Garut foto bersama ketua umum DPP HPN, Ir. H. Abdul Kholiq, serta Ketua Pengurus Wilayah Himpunan Pengusaha Nahdliyin (HPN) Drs. H. Asep Syaripudin. M.Si, (Foto oleh : Indra R)

GARUT, (KF).- Himpunan Pengusaha Nahdliyin (HPN) Kabupaten Garut gelar Konfrensi Cabang ke-1, dengan Tema ” Ekonomi Syariah Solusi Kesejahteraan Umat” Sabtu (15/9/2018) Siang.

Konfrensi cabang ke-1 yang digelar di Ballroom Kasitti, Fave Hotel, Jl.Cumanuk, Kecamatatan Tarogong kidul kabupaten Garut tersebut, dihadiri seluruh Pimpinan cabang himpunan pengusaha Nahdliyin kabupaten Garut.

Hadir pula dalam kesempatan tersebut, Bupati Garut yang diwakili, Asisten Daerah, ketua umum DPP HPN, Ir. H. Abdul Kholiq, Ketua Pengurus Wilayah Himpunan Pengusaha Nahdliyin (HPN) Drs. H. Asep Syaripudin. M.Si, juga Rois suryah PCNU Kabupaten Garut H.Rd Mimin Muhyiddin, dan para tamu undangan lainnya.

Ketua PC HPN terpilih Kabupten Garut, Dodi Gustari dalam sambutannya menyampaikan bahwasanya keberadaan HPN dikabupaten Garut berangkat dari
kejujuran dan kepedulian dari pada kesungguhan dalam membangun kekuatan ekonomi jemaah di jaman Now dengan banyaknya tantangan dan hambatan yang semakin berat.

Ket foto : Pimpinan cabang Himpunan Pengusaha Nahdliyin kabupaten Garut, Dodi Gustari saat memberikan sambutan. Dalam pelaksanaan Konfrensi ke-1.

” HPN ini adalah bijihan ekonomi kaum nahdiyin jaman now dimana bidang ekonomi ini adalah salah satu pilar kekuatan Nahdatul Ulama,” ungkapnya.

Lanjut disampaikan, ikhtiar dalam membangkitkan ekonomi untuk jemah merupakan bentuk jihad.

“Kelemahan dalam sandang dan pangan atau kelemahan bidang ekonomi dimana sering disebutkan bahwasanya kekafiran akan lebih dekat kepada kekufuran, maka kebangkitan ekonomi adalah salah satu bentuk jihad, dan HPN ini merupakan bentuk jihad Komunitas kita, atau jihad Fardu Kifayah,” katanya.

Lebih jauh diungkapkan Dodi, pihaknya mengakui masih banyaknya kelemahan dan kekurangan yang mesti dibenahi.

” Maka dari itu saya selaku ketua, mohon maaf yang sebesar-besarnya atas kekurangan, namun demikian alahamdulilah keberadaan HPN masih terkoar hingga sampai saat ini,” ungkapnya.

Sementara ditempat yang sama, Ketua Pengurus Wilayah Himpunan Pengusaha Nahdliyin (HPN) Drs. H. Asep Syaripudin. M.Si, saat dijumpai sejumlah awak media mengatakan, Konfrensi HPN Ke-1 ini merupakan regenerasi dan mengevaluasi.

” Alhamdulillah kalau saya menilai HPN kabupaten Garut ini, telah menyelesaikan tugas-tugasnya, karena dia telah melaksanakan amanat sesuai AD-ART dan SK yaitu dalam masa kepengurusan 2 tahun dia harus mengumpulkan 200 pengusaha yang memang betul-betul pengusaha, kemudian dia menata organisasi, dan melahirkan usaha-usaha,” pungkasnya.

Laporan : Indra R

Editor : Van’s

BAGIKAN