FORAMGAS : Sudah Saatnya Garut Selatan Jadi Kabupaten

212
Ket Foto : Ketua umum FORAMGAS, Hilman Hegar

GARUT, (KF).- Berangkat dari kegelisahan, Para mahasiswa yang tergabung dalam Forum Aliansi Mahasiswa Garut Selatan (FORAMGAS) melakukan kajian untuk membangun peradaban di pinggiran daerah sehingga diharapkan terbentuknya Kabupaten Garut Selatan.

Forum Aliansi Mahasiswa Garut Selatan (Foramgas) sendiri lahir dan ada atas dasar kegelisahan, para mahasiswa Garut Selatan yang tengah melakukan serta mengenyam pendidikan di tingkat perguruan tinggi yang tersebar di seluruh Indonesia.

Substansi Foramgas merupakan sebuah sumbangsi gagasan pemikiran pendidikan yang tertuang dalam Tri dharma perguruan tinggi. Yakni, melakukan pengabdian di tingkat masyarakat yang mempunyai dampak yang bermanfaatan dan berkelanjutan yang bisa diwariskan untuk anak cucu dimasa mendatang.

“Isu strategisnya yang menjadi kajian Foramgas hari ini ialah membangun peradaban dari tiap pinggiran daerah sehingga harapanya yaitu terbentuk Kabupaten Garut Selatan, dinamika kebijakan yang terjadi ialah ketika disparitas kabupaten garut terjadi sangat panjang dan kesenjangan yang sangat mencekam di beberapa daerah Garut Selatan,” ujar Ketua umum FORAMGAS, Hilman Hegar. Minggu (23/06/2019).

Lanjutnya, mengacu pada dasar UU no 32 Tahun 2004 dan UU no 33 Tahun 2004 beserta Amanat Presiden (Ampres) Tahun 2013 tentang otonomi daerah.

“Atas dasar tersebut maka Foramgas tak henti-hentinya terus berjuang sekuat tenaga melalui gerakan nyata dan pemikiran untuk kemajuan Garut Selatan salah satunya terealisasinya kabupaten di Garut selatan,” katanya

FORAMGAS sendiri tentunya menyambut baik ajuan Gubernur Jabar terkait dengan pemekaran kota di Jabar sehingga sebagai bagian dari civil society di Garut Selatan berharap ajuan tersebut terealisasi.

“Tentu kita akan mengawal sampai terbentuknya kabupaten Garut Selatan,” kata ia

Kendati Pemerintah Kabupaten Garut sampai hari ini masih belum mampu menjawab tentang disparitas permasalahan ekonomi – sosial apalagi pendidikan yang sangat menghawatirkan baik kualitas pendidikan dan jangkawan pendidikan yang sangat memprihatinkan.

“Maka dari itu kami menegaskan kepada jajaran pemerintah Daerah Garut untuk meminimalisir dispariitas tersebut dengan system pemerataan pembangunan yang layak dan berkesinambungan”

Lebih jauh disampaikan lagi, Disisi lain potensi Garut Selatan memiliki sumber daya alam, energy, serta potensi – potensi lainya yang belum mampu tereksplorasi dengan baik sehinggga menyebabkan roda ekonomi di Garut Selatan tidak berjalan secara maksimal.

“Oleh karena itu kami menuntut pemerintah pusat dan Provinsi Jawa Barat serius menangani rencana pemekaran Kabupaten Garut Selatan. Juga pemerintah daerah harus serius merencanakan kebijakan – kebijakan yang pro terhadap kepentingan dalam menunjang pemekaran Garut Selatan, dengan bersinergi bersama dengan Foramgas dalam mengawal dan merealsasikan terbentuknya Garut Selatan yang mandiri,” Paparnya (*)

Editor : Indra Ramdani

BAGIKAN