Kecamatan Garut Kota, Gelar Oprasi Yustisi

575
Exif_JPEG_420

Garut, (KF)- Dinas Penduduk dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) Kabupaten Garut bekerjasama dengan Forkopim Kecamatan Garut Kota, menggelar oprasi Yustisi (KTP) di depan Kantor Kecamatan Garut Kota jalan Pramuka No 14, Garut, Jawa Barat, Selasa (18/07/2017).

Dalam kegiatan oprasi ini sedikitnya terjaring sebanyak 137 orang, baik pejalan kaki maupun pengguna Roda dua. Kebanyak warga yang melakukan pelanggaran terdiri dari 21 Ktp Ganda , yang bawa 80, sebanyak 19 tidak bawa Ktp, dan belum memiliki ktp sebanyak 17 orang.

Petugas saat memperlihatkan ktp lama

Kabid pemantapan data dan pelayan informasi diskucapil Kab.Garut, mengatakan, jadi kegiatan ini berdasarkan undang- undang kependudukan.
” tujuannya untuk meningkatkan kedisiplinan dan kesadaran masyarakat dalam pengurusan dokumen kependudukan atau KTP Elektronik. Karena terbukti masih ada yang terjaring penduduk, masih memegang KTP lama yang manual padahal itu sudah tidak berlaku, dan untuk belangko, alhamdulilah sudah ada, enam bulan kemarin belangko tidak ada kosong dari pusat, jadi yang menjadi masalah sekarang di percetakannya dan perekaman.” ujar Tedi Sutendi pada sejumlah awak media.

Menurut dia, Keseluruhan yang belum mempunyai E Ktp di Garut paling mencapai 2 sampai 3 persen warga Garut yang masih menggunakan KTP lama dan yang lainnya masih banyak memegang surat keterangan, karena kekosongan belangko,” ucapnya.

Camat GarutKota, Drs Bambang Hafidz

Sementara Camat Garut Kota dikecamatan Bambang Hafid mengatakan, dari kegiatan ini diharapankan pada masyarakat yang belum terdaftar di data best agar bisa melaksanakannya, dangan adanya penjaringan ini mereka sangat respon, ucapnya

Bambang pun menambahkan, “Terjadinya penumpukan ini hanya yang melakukan perekaman bukan hanya dari warga Kecamatan Garut Kota saja kebanyakan dari luar Kecamatan,” tururnya.

Untuk pendistribusiannya dari Diskucapil dan untuk penyerahan E Ktpnya di Kecamatan. Untuk Garut Kota sendiri dari 129 ribu jiwa ampir sebanyak 70 sampai 80 persen yang sudah terekam,” pungkasnya(J Wan)

BAGIKAN