Gala Desa Tahun 2019 Tingkat Kabupaten Garut, Telah Memasuki Tahap Technical Meeting

78
Drs H Tito Dugito, MM Kepala Bidang Keolahragaan, Dispora Kab Garut

Koran-Fakta.com, (KF).-Dalam persiapan turnamen Gala Desa tahun 2019 yang akan dilaksanakan Jum’at (11/10/2019) mendatang. Beberapa Desa Se Kabupaten Garut mengikuti Technical Meeting (TM) yang digelar di Gedung Sekolah Dasar Negeri (SDN) 1 Kota Kulon,Kec. Garut Kota Kab. Garut, Selasa (8/10/2019) sekira pukul 15.00 Wib.

Pembukaan technical meeting tersebut dibuka langsung Kepala Bidang Keolahragaan Dispora Kab. Garut, Drs H Tito Sugito MM. Selanjutnya,masing-masing tim yang hadir langsung diberikan pengarahan oleh panitia dan pengurus cabor berupa peraturan-peraturan saat pertandingan nantinya.

Usai membuka TM, Kabid Keolahragaan H. Tito mengatakan, pembukaan Gala Desa akan dilaksanakan hari Jum’at, 11 Oktober 2019 Pukul O8:00 Wib, di SOR Merdeka Kerkoof, Kec. Tarogong Kidul Kab Garut. ” rencananya kegiatan tersebut akan dibuka langsung oleh Bupati dan dihadiri Forkopimda Garut, “ucapnya pada para awak media

Dikatakan H Tito, Ada empat cabor yang dipertandingkan yaitu sepak bola, bulu tangkis, atletik dan tenis meja. Dan keempat cabor itu kita bagi empat tempat pertandingan,

” pertama cabor sepak bola kita akan lihat seberapa banyak dahulu dari pendaftaran peserta nya. kalau peserta nya banyak kita akan bagi dua zona, diantaranya zona satu untuk wilayah Garut Utara di lapang Selaawi dan untuk zona dua di lapang Bayongbong sebagai dari wilayah Garut Selatan. Tapi jika sedikit kita kita akan pusatkan di Lapang Bayongbong,” ungkapnya

Masih Kata H Tito, Sementara untuk Tenis Meja, pelaksanaan akan dilaksanakan pada tanggal 18- 20 di SOR Ciateul. Sedangkan Bulutangkis tadinya akan menggunakan GOR MDL Copong berubah menjadi di GOR SMAN 1 Garut. Dan untuk Cabor Atletik kita akan pusatkan di SOR Merdeka Kerkoof.

Oleh karena itu, ini kan ada empat cabor, seperti yang kami sampaikan pada waktu rapat atau sosialisasi terkait gala desa Di PGRI, kami telah sampaikan, untuk perwakilan yang mendaftar itu dari satu kecamatan bisa beberapa orang yang mengikuti asalkan beda Desa, jelasnya

Lebih jauh H. Tito menegaskan, maaf . ini bukan olahraga prestasi ini adalah pembudayaan agar masyarakat dibiasakan berolahraga artinya arahan dari temen temen Kemenpora pun seperti itu, ” ini bukan semata mata perlombaan tapi membiasakan membudayakan orang atau masyarakat di desa untuk melakukan olahraga,” pungkasnya (J Gunawan)

BAGIKAN