Gema Tahlil dan Maulid Akbar 2 Lahirkan 10 Pernyataan Sikap Ummat Islam Tasikmalaya

94

Koran-fakta.com ( KF ). – Dalam rangka Memperingati Maulid Nabi Muhammad SAW sekaligus memperingati Hari Pahlawan Nasional 10 Nopember, jajaran Front Pembela Islam (FPI) Kota Tasikmalaya menggelar acara Tahlil dan Maulid Akbar ke 2, yang bertempat di halaman Parkir Taman Makam Pahlawan Kusuma Bangsa, Karoeng Kec. Tawang Kota Tasikmalaya, Minggu (10/11/2019) malam tadi.

Tampak hadir dalam acara tersebut, Ketua DPW FPI Kota Tasikmalaya Ustad Muhammad Yan-yan Al Bayani.S.Kom.I.,M.Pd , Kasdim 0612/Tasikmalaya Mayor. Inf. Chandra S, Kabag Ops Polresta Tasikmalaya kompol Shohet, kasubag kesra Asep Dudi, anggota DPRD Fraksi Gerindra Asep Hendri Dharmawan, Camat Tawang Yuda Permana, Tokoh ulama dan Masyarakat serta jajaran Lembaga Dakwah Front (LDF) Laskar FPI dan Hilmi Tasikmalaya.

Acara Gema Tahlil dan Maulid Akbar ke 2 tersebut juga dihadiri ratusan jemaah dan santri. Kegiatan malam tadi berjalan khidmat dan lancar, apalagi dengan hadirnya penceramah dai kondang KH Ateng Jaelani, Pimpinan Ponpes Mabdaul Ulum Mulyasari Tamansari membuat suasana malam itu semakin khusyu.

Dalam acara Gema Tahlil dan Maulid Akbar ke 2, juga melahirkan Pernyataan sikap Ummat Islam Tasikmalaya yang dibacakan langsung oleh Ketua DPW FPI Kota Tasikmalaya Ust Muhammad Yan-yan Al Bayani.S.Kom.I.,M.Pd yang di ikuti oleh para tamu undangan dan ratusan jemaah serta santri.

Adapun ke 10 pernyataan sikap ummat Islam tersebut diantatanya :

1. Kemerdekaan ini adalah rahmat dari Alloh, yang harus disyukuri dengan mengisi kemerdekaan sebaik baiknya

2. Kemerdekaan bukan hadiah dari penjajah asing, tetapi kemerdekaan adalah hasil jerih payah para pahlawan dengan mempertaruhkan nyawa, harta, darah dan air mata.

3. Siap melanjutkan perjuangan para pahlawan sampai titik darah penghabisan

4. Sebagai seorang muslim, kami siap mempertahankan dan mengamalkan islam ahlussunnah wal jamaah

5. Sebagai warga bangsa, kami siap mempertahankan dan mengamalkan Pancasila & UUD 45 sebagai ideologi bangsa

6. Kami siap mempertahankan Kedaulatan negara Indonesia agar tetap utuh dalam bingkai NKRI

7. Kami siap diperbantukan setiap saat, bila mana negara sewaktu waktu memerlukan rakyat dalam mempertahankan negara dari serangan negara asing yg mengancam kedaulatan NKRI

8. Kami siap menjaga dan menghormati kebhinekaan sepanjang tidak bertentangan dengan ajaran agama, pancasila dan uud 45.

9. Atas dasar sila pertama pancasila, kami menolak pelacuran, peredaran miras, perjudian , aliran sesat, korupsi, free sex, pornografi, porno aksi, LGBT dan segala macam bentuk kemaksiyatan dan kemunkaran.

10. Mengingatkan kepada seluruh pejabat di negri ini agar berjuang dan menempatlan kesejahtraan seluruh rakyat indonesia, di atas kepentingan pribadi maupun golongan.

Laporan : Tono Efendi

Editor : Indra R

BAGIKAN