GOW Kampanyekan Anti Kekerasan Terhadap Anak dan Perempuan

280

Wartawan: Jay AS

GARUT, (KF).- Masih banyaknya kasus kekerasan yang dialami anak-anak dan perempuan di Kabupaten Garut, Gabungan Organisasi Wanita (GOW) Kab. Garut mengajak seluruh masyarakat untuk tidak melakukan kekerasan terhadap anak, dan perempuan.

Ketua GOW Kab. Garut, Hj. Tini Martini mengatakan, sekarang ini masih banyak laporan kekerasan dilapangan yang dilakukan terhadap anak dan perempuan. Oleh karena itu, GOW memandang perlu untuk mengadakan kegiatan yang tujuanya adalah untuk
menghindari perlakuan kekerasan terutama terhadap anak dan kaum perempuan.

“Ya kita tidak memungkiri saat ini masih benyak memang kasus kekerasan yang
dilakukan terhadap perempuan dan anak yang melaporkan kepada kami,” kata Hj. Tini disela-sela acara hari Ibu di Gedung Lasminingrat, Jalan Jendrah Ahmad Yani, Garut Kota, Rabu (13/12/17).

Ia menuturkan, memang GOW tidak memiliki kewenangan untuk menindaklanjuti banyaknya laporan terkait kekerasan terhadap perempuan dan anak. Namun, dirinya selalu berkoordinasi dengan Pusat Pelayanan Terpadau Pelayanan Perlindungan
Pempuan dan Anak (P2TP2A).

“Memang banyak laporan yang kami terima terkait kasus kekerasan terhadap anak dan kaum perempuan. Tapi kita selalu limpahkan ke P2TP2A untuk ditindaklanjutinya. Kami tidak memeiliki kewenangan untuk itu, Ya kami selalu kerjasama dan koordinasi,” ucapnya.

Pada kegiatan hari Ibu tahun 2017 ini, GOW menyelenggarakan senam sehat bagi para ibu-ibu. Agar para ibu bisa lebih sehat dan lebih ceria.

“Kita menyelengarakan senam sehat dengan judul lagu
tolak kekerasan terhadap Ibu dan anak,” katanya.

Kegiatan ini selain kampanye mengajak masyarakat untuk tidak melakukan kekerasan terhadap perempuan dan anak . Juga agar para ibu senantiasa sehat wal afiat, dan selalu ceria.

“Tidak hanya senam dan kampanye anti kekerasan tetapi sebanyak 120 Organisasi Wanita yang tergabung di GOW, juga menyelengarakan berbagai kegiatan dan bakti sosial. Sepertibazar murah yang diselenggarakan di halaman gedung wanita.” ujarnya.

Editor: Beny

BAGIKAN