H.Iwa Karniwa : Dari penjual Es dan Asongan, Sukses Jadi Sekda Propinsi, Kini Siap Nyalon Gubernur

140

Jurnalis : Tono Efendi

Tasikmalaya (KF)- Sosok Pejabat  Sekda Propinsi Jawa Barat, Dr.H.Iwa Karniwa, S.F.Ak.,M.M.,CA.,PIA, memang dikenal dengan kesehariannya yang sederhana dan low profil. Siapa sangka orang nomor tiga di Jawa Barat ini dibesarkan dari keluarga tidak mampu. Sejak duduk di bangku kelas 1 SD, untuk membantu biaya sekolah dan jajan sehari hari, H.Iwa semasa Kanak kanak menjadi penjual Es asongan dengan berjalan kaki sepanjang 7 KM dari rumahnya di Balemoyan Cikarang Desa Mekarjaya Kec.Baregbeg Kab.Ciamis.

“Saya masih ingat, dulu waktu kecil, sarapan pagi cukup dengan makan singkong rebus, rumah saya  berdinding bilik dan ada kolam kecil dan sawah, itupun hanya cukup untuk makan saja, akhirnya untuk menyambung kebutuhan saya jualan es, dan saat usia remaja saya beralih menjadi pedagang Asongan. Makanya kalau saya melihat pedagang asongan, selalu teringat dan sedih jika ingat masa lalu”, Kenang H.Iwa saat bincang bincang dengan Jurnalis koran-fakta.com,  usai menghadiri kegiatan Pembukaan Jambore Remaja Masjid BKPRMI se Priangan Timur di Desa Gn.Tanjung Kec.Gn.Tanjung Kab.Tasikmalaya, Kamis (23/11/2017) kemarin.

Lelaki yang rajin puasa senin kamis ini berpesan untuk generasi muda, jangan sia siakan kedua orang tua, jika ingin meraih sukses dalam hidup. “Kalau ingin meraih sukses dalam segala Hal kuncinya hanya satu, minta doa ibu dan doa bapak karena guru saya pernah berpesan, doa orang tua kita itu mustajab”, pesannya.

Pesan gurunya itu, ternyata ia praktekan dalam kehidupan sehari hari.  Setiap saya pergi dan akan mempunyai maksud, saya langsung praktekan dan meminta doa kepada ibu dengan mengusap kakinya dengan air, katanya. Ternyata Doa seorang ibu itu  luar biasa, Alhamdulillah sekarang saya telah menjadi orang nomor 3 di Propinsi Jawa Barat.”tandasnya.

Bahkan anak desa penjual es, yang hidupnya dikenal prihatin itu,  yang kini masih menjabat Sekda Propinsi Jawa Barat, dalam Pilgub 2018 mendatang, siap bertarung dalam pemilihan Gubernur Jabar. “Sebetulnya saya akan tetap fokus terhadap pekerjaan saya sebagai Sekda, namun karena desakan para ulama dan MUI, termasuk para guru madrasah dan masyarakat Jawa Barat, saya harus siap menerima amanah ini, karena sayapun tidak ingin mengecewakan amanah yang telah diberikan”, pungkas H.Iwa yang akan menggunakan perahu politik PDI-P dalam menghadapi Pilgub Jabar.

Editor : Deden

BAGIKAN