Hadapi Penghujung Akhir Tahun 2018, Ratusan Miras Dan Puluhan Orang Terjaring Operasi Cipta Kondisi

129

GARUT, (KF).- Jajaran Satuan Polisi pamong praja (Satpol PP) Kab Garut, dibantu TNI, Polri dan BNNK melakukan operasi gabungan menjelang pergantian tahun 2018. operasi tersebut berhasil mengamankan beberapa botol minuman keras dan beberapa orang tanpa indititas dalam Operasi Cipta Kondisi dan memberantas penyakit masyarakat dibeberapa titik diwilayah kabupaten Garut, Jum’at (28/12) malam.

Pantauan dilapangan operasi ini dibawah pimpinan koordinasi sekretaris satpol PP Kab Garut Dede Romansyah dan dibantu 75 personil. Operasi tersebut menyisir beberapa lokasi ditiga kecamatan. Beberapa hotel dan juga tempat hiburan malam seperti kafe dan tempat yang disinyalir menjadi penjualan minuman keras menjadi sasaran utama cipta kondisi.

Sekretaris Satpol PP Dede Romansyah menyampaikan Operasi kami lakukan dalam rangka Cipta Kondisi menjelang pergantian akhir tahun 2018. Tujuannya untuk menciptakan masyarakat Garut yang Aman dan tertib.

” mudah-mudahan dengan adanya kegiatan ini kita membuat suatu shocktrafi bagi masyarakat, bahwa apa yang dilakukan dalam cipta kondisi ini menjadi suatu hal jawaban bagi masyarakat yang merasa terganggu dengan aktivitas atau kegiatan lain yang sipatnya menggangu keamanan dan ketertiban,” Katanya saat dijumpai sejumlah media.

Lanjut disampaikan Dede, pihaknya menerjunkan sebanyak 75 personil untuk menyisir dibeberapa lokasi, dan hasil pada malam hari ini Cipta Kondisi, pihaknya mengamankan ratusan botol miras dan belasan orang tanpa indititas.

” Malam ini yang menjadi sasaran diantaranya tempat hiburan, cafe dan tempat penjualan miras. Kita berhasil mengamankan sebanyak 281 botol miras berbagai merk, dan yang terjaring tanpa indititas sebanyak 30 orang diantaranya 12 perempuan dan 18 laki laki , “ paparnya

Lebih jauh Dede mengatakan sementara ini, belasan orang pelanggar tersebut diamankan di kantor Satpol PP untuk menjalani pendataan lebih lanjut.

” Untuk sangsinya, Pelanggar ini yang terjaring akan dilakukan pembinaan dari Dinas Sosial dan bilamana ada yang terindikasi narkoba, kita akan serahkan pada pihak BNN untuk dilakukan pemeriksaan lebih lanjut sesuai dengan ketentuan yang berlaku,” pungkasnya

Laporan : J Gunawan

Editor. : Indra R