Hapus Vandalism, Camat Tawang Bikin Gebrakan

116

KOTA TASIKMALAYA, (KF). – Camat Kecamatan Tawang bersama unsur Musyawarah Pimpinan Kecamatan (Muspika), Pelajar dan Mahasiswa,  bikin gebrakan dengan melakukan aksi gotong royong untuk membersihkan coretan yang berada diseputaran pagar Kantor Kecamatan Tawang Kota Tasikmalaya, Sabtu (11/8/2018) pagi tadi.

“Untuk sementara gerakan mengkikis aksi Vandalism ini kita awali di sekitaran mural benteng kantor Kecamatan Tawang, dan hal ini salah satu upaya kita dalam meminimalisir aksi vandalisme. Jadi aksi gotong royong ini yang kita  tingkatkan adalah nilai seni serta menonjolkna potensi yang ada diwilayah Kecamatan Tawang,” ungkap Camat Tawang, Denny Deniyan kepada koran-fakta.com, Sabtu (11/8/2018) pagi tadi.

Menurut Deny, aksi membersikan tembok/dinding benteng dari coretan agar citra kebersihan tetap terjaga, apalagi kita menjelang peringatan HUT Kemerdekaan RI ke 73. Namun yang paling penting kami berusaha menumbuhkan kesadaran dan tanggung jawab masyarakat untuk tetap menjaga kebersihan fasilitas umum, katanya.

“Jangan sampai fasilitas umum yang sudah disediakan oleh pemerintah, termasuk rumah rumah warga disalahgunakan dengan melakukan aksi corat coret yang tidak perlu dan tidak bermanfaat,”, ujarnya.

Dalam aksi tersebut, tampak beberapa pelajar dan mahasiswa yang berada diwilayah Kec.Tawang  melakukan aksi melukis di mural benteng kantor Kecamatan, dengan lukisan dan Thema yang berbeda beda. Ada sekitar tujuh kelompok pelajar dan mahasiswa di Kota Tasikmalaya yang ikut berpartisipasi diantaranya, SMA 1, SMA 5, SMKN 2,  Universitas Siliwangi, STAI, STIKes BTH, Poltekes Kemenkes dan Puskesmas Tawang.

“Untuk kegiatan ini kami mengambil Thema lukisan robot airman dengan menggunakan cat tembok yang menghabiskan sekitar 5 kaleng cat. Kami merasa senang dan sangat berapresiasi atas inisiatif dari Kecamatan Tawang dalam kegiatan ini,” ucap Ligar pengajar di jurusan mekatronika saat mendampingi peserta di didiknya.

Sementara dari SMA 1 Kota Tasikmalaya, dalam lukisannya mengambil Thema budaya literasi membaca diperpustakaan. Menurut Haria Gunawan, salah satu pembimbing SMA 1 mengakui bangga bisa ikut berpartisipasi dalam kegiatan ini.

“Kegiatan ini bisa dijadikan suatu wadah kreativitas anak dan pelajar dalam upaya mengkikis habis ulah vandilsme negatif”, ungkap Haria.

Mudah mudahan kedepannya pihak kecamatan dapat mewadahi kreativitas ini, agar aksi vandalisme ini segera terkikis  Jadi anak ada wadah kreativitas utk mengkikis vandalisme. Dan pa camat nya bagus mewadahi kreativitas ini, dan mudah mudahan kedepan dikecamatan ada wadah utk menampung kreativitas anak anak agar tidak menjadi vandalisme yg negatif, pungkasnya.

Jurnalis: Tono Efendi
Editor. : van’s