Harga Cabai Masih Belum Normal

181
Exif_JPEG_420

KF.-Harga cabai di Kabupaten Garut masih jauh dari normal. Disejumlah petani dan pasar tradisional harganya masih fluktuatif. Harga sempat turun dari Rp 110.000.-menjadi Rp 80.000.- per kilogram. Kini harga naik lagi menjadi Rp 90.000.-Rp 95.000.- per kilogramnya. Kondisi seperti ini terjadi pula di Pasar Induk Guntur Ciawitali, Sabtu (21/1/2017).

Seorang pedagang, Iwan Setiawan menuturkan, sekarang ini harga cabai bergantung pada pasokan. Kalau ada pasokan bertambah dipastikan harga akan turun, akan tetapi jika pasokan berkurang harga pun kembali merangkak naik. “Pangaos mah teu acan normal. Pami aya kintunan ti Jawa Tengah atanapi timana weh pangaos teh lungsur. Tapi pami kirang pasokan. harga teh ngadadak naek deui.” katanya.

Sejumlah pedagang lainnya mengaku, sepekan terahir ini tak ada pasokan cabai dari luar Garut, sehingga harga cabai masih bertahan. Kalau pun harga naik atau turun masih di selisih harga Rp 10.000.-hingga Rp 15.000.-per kilogram. “Enjing pangaos tiasa robih, tiasa lungsur tiasa naek deui tergantung pasokan weh. Pami harga cabai merah masih di Rp 38.000. tingawitan Rp 30.000. -per kilo eta oge rada lami bertahanna,” kata pedagang sayuran lainnya, Imas, Sabtu (21/1).

Sementara itu, Kepala Seksi Sayuran Bidang Produksi pada Dinas Pertanian Kab. Garut, Deni Herdiana, mengatakan harga cabai termasuk harga sayuran lainnya masih fluktuatif. Setiap saat terus berubah, bahkan perubahan harga itu terjadi tidak berdasar hari melainkan setiap jam bisa berubah. “Misalnya begini, jam 9 pagi cabai diterima Rp 90 ribu. Tetapi jam 2 siang malah bisa berubah lagi, harganya bisa turun bisa juga naik. Jadi perubahan itu bisa setiap jam. Apalagi di pasar-pasar induk atau pasar besar,” katanya.

Sebelumnya, Deni menyebut, jika cuaca terus terusan hujan seperti sekarang ini, maka harga cabai di Kabupaten Garut diperkirakan bakal tetap tinggi hingga April mendatang. Harga cabai terutama cabai lokal yang disebut cabai inul akan bertahan agak lama. Pasalnya, masa panen raya cabai pada masa selanjutnya baru akan terjadi pada April 2017 mendatang. “Tapi itu juga kalau curah hujan tinggi seperti sekarang ini. Ya kalau ahir bulan ini dan seterusnya kemarau atau jarang hujan lain lagi ceritanya,” ucapnya.(J Wan)***

BAGIKAN