Harga Cabe Merah dan Gula Merah di Pasaranan Naik Tinggi

334

pedagang-pertanian-foto.citra-709.jpgKF.-Hampir satu pekan terahir ini, sejumlah harga kebutuhan dipasaran meroket, seperti halnya harga gula dan cabai merah di sejumlah pasar Tradisional di Kabupaten Garut mengalami kenaikan cukup signifikan. Gula merah yang semula harganya dibawah Rp 15.000.- kini menjadi Rp 21.000.- per kilogramnya. Sedangkan harga cabai merah sekarang ini mencapai Rp 55.000.-Rp 60.000.- per kilogram. Padahal, sebelumnya harga cabai merah di Pasar Induk Guntur Ciawitali dan sekitarnya dijual dikisaran Rp 35.000.- Rp 38.000.- per kilogramnya. Acep (40) salah seorang pedagang gula merah di Pasar Ciawitali Guntur mengungkapkan, naiknya harga gula dipicu berkurangnya pasokan gula dari wilayah selatan Garut, seiring berkurangnya ketersediaan bahan baku gula merah, yakni pohon Aren atau Kawung berkurang, atau faktor lain yaitu cuaca.

“Biasana mah saminggon teh sa ton, tapi ayeuna mah paling ngintun teh mung 5 kwintal. Sareng deuih seu eur gula anu di icalna ka luar Garut, margi pangaos benten langkung awis di luar Garut mah.” ujarnya. Hal senada diungkapkan Pepen (57) pedang gula lainnya
di Pasar Kec. Samarang. Pepen mengaku, dengan harga diatas Rp 20 ribu per kilogram, membuat konsumen pun malas untuk membelinya. Bahkan, dengan harga sebesar itu para konsumen pun menunda keinginannya untuk memasak yang ada hubunganya degan memakai bahan baku gula merah. “Seu eur anu protes pangaos gula awis mah. Abdi oge bingung ngicalna komo ka langganan mah.” ucapnya. Sementara itu, Plt. Kepala Unit Pelaksana Teknis Dinas (UPTD) Perindustrian Perdagangan dan Pengelolaan Pasar (Disperindag) Kab. Garut, Ahmad Wahyudin menjelaskan, kenaikan harga gula merah tersebut dipicu meningkatnya permintaan konsumen disertai mulai langkanya produksi gula berbahan baku nira. Petani perajin gula merah kesulitan melakukan produksi karena kualitas kadar gula pada nira menurun dibandingkan kadar air yang justeru meninggi akibat pengaruh cuaca hujan terus menerus.
Menurut Ahmad, kondisi sekarang ini sangat pas dengan hukum ekonomi, dimana permintaan meningkat, persediaan berkurang maka harga akan melambung. Begitupun sama dengan kondisi cabai merah. “Kebutuhan gula merah untuk di Pasar Guntur saja tak kurang dari 1 ton. Sekarang kebutuhannya naik menjadi sekitar 2 ton per hari,” kata Ahmad, Selasa (11/10/16) Siang.

Blue ice Jalan Cimanuk Pas Tanjakan Pedes Kabupaten Garut
Blue ice Jalan Cimanuk Pas Tanjakan Pedes Kabupaten Garut

Dia menyebutkan, guna memenuhi kebutuhan, sejumlah pengecer mendapatkanya dari Pasar Induk Caringin Bandung.”Tapi kita sendiri enggak tahu, yang memasok ke Caringin itu dari Garut atau bukan. Yang pasti, kiriman gula merah dari sentra penghasil gula merah saat ini dari wilayah selatan Garut sangat kurang,” ujarnya.

Ahmad menyebutkan dengan harga sekarang ini merupakan sejarah bagi harga gula merah, karena harga termahal yang pernah terjadi di Kabupaten Garut. “Kalau harga-harga kebutuhan lainnya seperti daging, beras, telur, gula pasir relatif normal termasuk harga sayuran,” tuturnya. (Jey)

BAGIKAN