Hari Ini,  Kasus IMB Bodong di Kota Tasik Digelar di Pengadilan Tipikor Bandung

141

Koran-Fakta.com, (KF) –Kasus IMB Bodong yang melibatkan oknum ASN Pemkot Tasikmalaya dengan bayaran hampir Rp. 260 Juta pengurusan Izin Mendirikan Bangunan (IMB) untuk pembangunan distributor bahan bangunan di Jalan Letjen Mashudi Kelurahan Kersanegara Kecamatan Cibeureum Kota Tasikmalaya yang terindikasi bodong, hari ini senin (2/12/2019) akan digelar di Pengadilan Tipikor Bandung.

“Hari ini 2 Desember 2019, kasus dugaan IMB Bodong akan digelar di Pengadilan Tipikor Bandung dan sidang hari ini diantaranya pemeriksaan saksi kunci yakni perkara IMB Bodong, Agus Gagala alias Agus Rusmana dan Andalusia alias Anda Suanda, ” ungkap Dani Safari Efendi, Kuasa Hukum Saksi kunci tersebut kepada koran-fakta.com melalui pesan Whats App pribadinya, Senin (2/11/2019) pagi tadi.

Menurut Dani, pada perkara tersebut terdakwa Yopi Mohamad Rahadian bin Doyot Hidayat tercatat No perkara 70/pidsus/TPK/2019/PN.Bandung. Pelaku didakwa padal 12 huruf e UU RI No 31 th.1999 diubah dengan UU No 20 th.2001 tentang Tipikor oleh Jaksa Leo Jimmi Agustinus SH MH, katanya.

Masih kata Dani, Beberapa barang bukti berupa SK Dinas DPMPPTSP Pemkot.Tasikmalaya No.4042/112/03/2018 tgl.3 Oktober,SKRK No 653/1879/TR tgl.26 Juli 2018, Rekening koran an.Kevin Giovani Anisaputera sebagai bukti transfer uang ke rekening sdr.Yopi Rahadian, Foto SK DPMPTSP pemkot Tasik IMB 10/2018 tgl. 30 Oktober 2018 Walikota Tasikmalaya Cap dan tertanda H Budi Budiman juga Surat Keputusan tertanda Agus Sudarmaji, ujar Dani.

“Ancaman hukum bagi pelaku Pasal 12 huruf e. Pasal itu berbunyi, pegawai negeri atau penyelenggara negara yang dengan maksud menguntungkan diri sendiri atau oang lain secara melawan hukum atau dengan menyalahgunakan kekuasaannya memaksa seseorang memberikan sesuatu, membayar atau menerima pembayaran dengan potongan atau untuk mengerjakan sesuatu bagi dirinya sendiri. Ancaman pidana minimal empat tahun penjara dan maksimal 20 tahun penjara serta denda minimal Rp. 200 juta dan maksimal Rp1 miliar, ” Ungkap Dani.

Pengacara yang selalu memiliki bukti itu menambakan, bukti Surat Pengangkatan dan Penempatan Jabatan atasnama 1.Hadi Riaddy SIP, Tateng Nurhadi Wijaya SH MH, Aneu Risnawati SH, Dewi Nusarini SP M.Ling, dan Rekening BCA No 2090289708 an.Yopi Mohammad Rahadian SE, Rekrning abJB No.00020871301101 an.Yopi Mohammad Rahadian dan Rekening Bank Mandiri an.Yopi Muhammad Rahadian, pungkas pengacara yang konsisten di Perkumpulan Advocaten Indonesia (PAI) itu memaparkan dengan gamblang.

KADIS AM disebut Terlibat ?

Sementara hasil wawancara ekslusive koran-fakta.com dengan terdakwa Yopi melalui telepon selular dan pesan inbox FBnya megatakan, dirinya mengaku merasa terpojokan sendiri dalam kasus ini.

“Pokoknya dipersidangan saya akan ungkap pejabat pejabat Kota Tasik yang terlibat, karena ini dilakukan secara berjamaah. Saya punya bukti rekaman dan foto, lihat saja nanti, ” tegas Yopi kepada wartawan melalui telepon selular, jumat (29/11/2019) sore lalu.

Saat didesak wartawan siapa siapa saja pejabat Kota Tasik yang terlibat dalam kasus IMB Bodong itu, Yopi sedikit terdiam. Namun dia hanya menjawab singkat. ” Nanti aja kang dipersidangan, salah satunya Kadis dan Sekdis”, ujar Yopi sambil menutup telepon selularnya. (tono efendi)

Editor: J Wan

BAGIKAN