Hari ini Tim Pemda Garut, Bertolak Ke Palu dan Makasar

66

GARUT, (KF).- Rombongan Ke 5 sebanyak 18 Pengungsi Korban Bencana Alam Gempa dan Shunami Sulawesi Tengah tiba malam dini hari melalui jalur darat dari Surabaya.

Saat ditemui di posko pengaduan Pemda Garut Kepala Bidang Informasi dan Kehumasan Diskominfo Garut Ricky Rizky Darajat ia membenarkan bahwa ada 18 orang Korban Gempa dan Shunami yang dijemput mengunakan transportasi darat, dan Bis sudah bertolak menuju Garut dari Surabaya tadi pagi

” Alhamdulillah tadi subuh sekitar Pukul 06:00 WIB, 18 Korban sudah nyampai Garut dengan selamat,” kata Ricky pada Koran-Fakta.com sebelum bertolak ke Palu, Sabtu (6/10) dini hari.

Sambungnya, Mereka pulang dengan menumpang pesawat Hercules dari Palu ke Surabaya. Dari Surabaya 18 Orang Korban dijemput Pemda Garut mengunakan Bis,

” Ke 18 ini warga Garut dari beberapa Kecamatan diantaranya Kec Pamulihan 5 orang, Kec. Cibalong 1 orang, Kec. Cisurupan 2 orang, Kec. Pasirwangi 1 orang dan Kec. Sukaresmi 9 orang, ” ungkapnya.

Ia menjelaskan, saat ini kami Fokus untuk mendata warga yang ada di Makasar 26 orang itu yang baru masuk ke layanan informasi posko di Bandara Halim Perdana Kusuma, dan 1 orang yang melapor melalui Posko Pemda Garut

” Satu korban ini bernama Dian Iswandi (31) warga Kelurahan Muarasanding, Kecamatan Garut Kota. Korban bekerja di Kp. Sojol Kabupaten Donggala, Sulawesi Tengah,” ujarnya

Lebih jauh Ricky menjelaskan menurut laporan dari Keluarganya Korban sempat hilang kontak dengan Keluarga nya, beberapa hari setelah Gempa yang terjadi di Donggala

” Alhamduliliah, tadi sore tim kita berhasil bisa berkomunikasi dengan Dian, dengan keadaan Selamat. Akan tapi korban masih tertahan di Bandara Palu, ” ucap Ricky.

Ia menambahkan, Saat ini Tim Pemda Garut akan bertolak ke Palu dan Makasar untuk menyisir keberadaan warga Garut yang masih ditertahan di Palu dan Makasar

“Kita akan menyisir warga yang tertahan disana, informasi yang diterima sebanyak 26 orang telah berada di Makasar, dan akan dipulangkan hari ini menggunakan pesawat. Kami Pemda Garut telah menyiapkan tiket Pesawat komersil supaya cepat, jadi tidak perlu menunggu pesawat Hercules,” paparnya.

Laporan : J Gunawan

Editor. : Indra R