Haris Yuliana siap bila ditunjuk maju Pilgub Jabar

301

Ket Foto : Haris Yuliana (Kiri) foto bersama  Wakil Bupati Garut,  dr .Helmi Budiman 

GARUT, (KF).- Haris Yuliana S. Pd. MAP,  menjadi salah satu kader Partai Keadilan Sejahtera (PKS) yang berpotensi maju dalam kontestasi Pemilihan Gubernur Provinsi Jawa Barat tahun 2018 nanti. Namanya mengemuka setelah munculnya dorongan serta desakan dari sejumlah elemen masyarakat yang menginginkannya menjadi Gubernur Provinsi Jawa Barat periode selanjutnya. 

Sementara, Haris Yuliana yang juga bisa disapa HAYU, dalam menanggapi adanya dorongan dari masyarakat untuk maju pada Pilgub Jabar 2018 nanti, dengan senyum ia sampaikan terimakasih atas dukungan dan kepercayaan yang diberikan masyarkat kepadanya sampai saat ini.

Tetapi, lanjut Wakil Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Provinsi Jawa Barat ini, untuk pencalonan dalam Pemilihan Gubernur nanti, ada mekanisme formal yang harus ditempuh baik mekanisme yang ada di PKS maupun mekanisme di Komisi Pemilihan Umum (KPU).


“Biarkan mekanisme ini berjalan secara utuh. PKS ini tidak pernah dibiarkan kadernya tumpul. Ibarat busur (Kader PKS, red) itu, kalau dilesatkan akan menembus kemana saja, kalau disimpan juga tetap tajam. Terserah partai bisa menilai kinerja saya, sebagai prajurit ditempatkan dimana kita lakukan yang terbaik, kalau ditunjuk tidak hanya siap kita tinggal berlari,” kata Haris saat kunjungan kerja dan bertemu sejumlah tokoh Garut. 

Pemerintah tingkat Provinsi merupakan kepanjangan tangan dari pusat, olehkarenanya peranan DPP (Pusat) PKS menjadi faktor penentu dalam menilai siapa-siapa saja kader terbaik yang nanti bakal diusung dalam Pilgub Jawa Barat tahun 2018. 

“Tinggal Surat Keputusan (SK) ini mengarah ke siapa, bukan kita yang menilai, juga dari Pusat (DPP PKS, red).  Karena Provinsi ini merupakan kepanjangan tangan dari pusat,  tentu kebutuhan-kebutuhan pimpinan di pusat juga akan sangat besar,  termausk koalisinya,” ujar pria berkelahiran Bandung, 6 juli 1970 itu.

Saat ini kursi legislatif PKS di DPRD Provinsi Jawa Barat berjumlah 12 kursi, atau masih membutuhkan 8 kursi untuk bisa mengusung calon Gubernur dan Wakil Gubernur. Haris mengungkapkan, koalisi bersama Partai Gerakan Indonesia Raya (Gerindra) dimungkinkan akan juga terjalin di Pilgub 2018 nanti. 

“Insya Allah mungkin Gerindra bisa bergabung dengan kita, tapi memang kesepakatannya belum utuh masih dalam proses pembicaraan pematangan,” pungkasnya. 

Baik dari masyarkat atau sayap pemuda PKS banyak beranggapan, apabila sosok yang juga dikenal sebagai salah satu tim sukses (timses) yang menghantarkan Ahmad Heryawan sebagai Gubernur Jawa Barat hingga 2 periode ini diyakini bisa meneruskan bahkan bisa meningkatkan apa yang telah ditorehkan Jawa Barat ketika dipimpin Gubernur Ahmad Heryawan. 

Apabila disandingkan dengan Dedi Mizwar, diyakini bisa mensukseskan pembangunan berskala Internasional diantarnaya pembangunan Bandara internasional Majalengka.
Haris Yuliana bersama wakil bupati garut, Helmi Budiman dan sejumlah narasumber di workshop informasi keterbukaan publik di  Graha patriot. (dra R) ***

BAGIKAN