Helmi Jadi Ketua PMI Ajak Warga Budayakan Donor Darah

37

Wartawan: Jay AS

GARUT,( KF) – Wakil Bupati Garut, Helmi Budiman terpilih menjadi Ketua Palang Merah Indonesia (PMI) Cabang Kabupaten Garut. Helmi yang terpilih menjadi Ketua secara aklamasi langsung menyusun program pada lima tahun kedepan.

Menurutnya jabatan barunya sebagai ketua PMI nyaris sama dengan jabatanya sebagai Wakil Bupati. “Pada intinya semua tugas itu sama, ini menjadi sinergi problem kita di Garut ini sebagai daerah paling rawan bencana,” katanya saat ditemui di Muscab PMI di RM Joglo Ciateul, Kemarin (29/11).

PMI menurutnya menjadi garda paling depan dalam menaggulangi bencana alam, terutama ketika jatuh korban akibat bencana alam maupun bencana lain.

Yang kedua katanya, terkait dengan tugas penyelamatan manusia. “Yang paling utama itu, bagimana menyelamatkan jiwa. Yang ini terkait dengan PMI ini terkait dengan ketersediaan darah,” katanya.

Sementara ini masih ada permasalahan dengan ketersediaan darah di PMI. Juga partisipasi masyarakat dalam menyediakan darah di PMI, ada yang berinfaq dengan harta, ada juga yang berinfaq dengan darah yang notabene menyelamatkan jiwa seseorang.

“Kita dapat sodakoh dan berinfaq dengan darah, dan ini merupakan sebuah kemulian yang harus menjadi kebiasaan masyarakat kita,” ucapnya

Mudah-mudahan kata Helmi masyarakat Garut bisa membudayakan donor darahnya ke PMI. Bagaimana menolong yang lain dengan memberikan darah, dan itu merupakan hal yang menyehatkan bagi tubuh.

“Jadi dari sisi kesehatan dengan diberikanya darah secara rutin, itu bisa menjadikan tubuh itu sehat,” katanya.

“Mudah-mudahan ini bisa membudaya dan memberikan hal yang bermanfaat salah satunya dengan darah yang kita miliki,” lanjutnya.

Ketersediaan darah di PMI Garut sendiri masih mengalami kekurangan sekitar 500 labu darah setiap bulanya. Dengan jumlah penduduk Garut yang mencapai 2.5 jutaan belum bisa mencapai 1 persenya dari jumlah penduduk.

“Kalau sudah bisa satu persenya saja dari jumlah penduduk, kita sudah bisa memenuhi dan bukan tidak mungkin bisa menyelamatkan sodara kita yang ada di daerah lain,” ucapnya.

Helmi juga menegaskan tidak akan ada lagi stok darah yang kadaluarsa akibat tidak dipergunakan.” Sekarang sudah ada bank darah di RSU dr. Selamet. Jadi kebutuhan darah bisa dipasok dari situ, dan darah tidak akan kadaluarsa,’ tandasnya.

Editor: Van’s

BAGIKAN