Himperra Lakukan Koordinasi Dengan DPD dan Perbankkan Terkait Habisnya Kouta FLPP

58
Ket Foto : Himperra saat melakukan kordinasi di salah satu resto dikabupaten Garut. (Foto istimewa)

Koran-Fakta.Com (KF).- Tahun ini Kouta Fasilitas Likuiditas Pembiayaan Perumahan (FLPP) di Priangan Timur khususnya di Kabupaten Garut sudah habis. Sedangkan yang mengajukan FLPP di Garut saja sudah banyak bahkan yang siap akad.

Disampaikan oleh Ketua DPD Himpunan Pengembang Permukiman dan Perumahan Rakyat (Himperra) Jabar Jajang Suteja. Menurutnya dengan adanya kekosongan kouta FLPP sangat berdampak.

“Tentu ini (kondisi kouta kosong) sangat berdampak pada konsumen kita dan para anggota Himperra,” katanya saat melakukan rapat koordinasi di salah satu resto, Sabtu malam (9/11/2019).

Menurutnya banyak para konsumen yang sudah siap melakukan akad. Namun tidak bisa melakukan akad karena tidak

“Dimana tuntutan dari konsumen harus tetap membangun akan tetapi unit yang terbangun dan sudah keluar SP3K (Surat Persetujuan Kredit) dari perbankan tidak bisa di akad kan. Sehingga berdampak terhadap casflow dari pihak developer,” ujarnya.

Dengan kondisi seperti ini kata Jajang pihaknya bersama jajaran Himperra melakukan rapat koordinasi membahas situasi yang ada.

“Koordinasi ini dianggap sangat diperlukan. Karena memang situasi ini sangat perlu perhatian semua pihak dari anggota maupun perbankkan,” ucapnya.

Dengan kondisi ini setelah pembahasan dengan anggota akan pihaknya teruskan kepada perbankkan.

Koordinasi ini sebagai dasar untuk mengumpulkan bahan informasi dari anggota. Lalu nantinya sebagai bahan untuk berkoordinasi terhadap perbankan penyalur kredit agar dapat memberikan solusi terhadap permasalahan ini.

“Kita nanti akan sampaikan kepada pihak perbankkan mengenai solusi saat ini,” ungkapnya ( Tim KF )***

BAGIKAN