Holil Aksan Umar Zen: Saya Akan Mundur Nyalon di PAN Jika Tidak Profesional

192

GARUT.( KF) – H.Holil Akhsan Umar Zen yang mendaftarkan bakal calon bupati ke Partai Amanat Nasional, melalui tahap penjaringan merasakan ada kejagalan dengan pencalonanya, maka dengan itu dirinya langsung datang ke DPD PAN Garut untuk menanyakan pembukaan penjaringan bakal calon gelombang ke dua.

“Kedatangan ke DPD PAN, karena saya merasa ada kejanggalan dengan proses penjaringan gelombang dua sehingga yang dilaksanakan oleh DPD PAN Kabupaten Garut ” kata Holil Akhsan Umar Zen pada wartawan di DPD PAN. Senin (02/10/17).

Holil juga menambahkan, pada saat pendaftaran penjaringan tahap kedua, akhir-akhirnya dirinya marasa galau dan terganggu, karena ada seseorang yang melaporkan bahwa pembukaan bakal calon gelombang kedua yang di lakukan DPD PAN indikasi ada sarat pesanan dari bakal calon yang mendaftar ke DPD PAN,

” Saya meminta agar DPD PAN bisa secara legowo apa alasanya sehingga ada pembukaan penjaringan gelombang kedua, bila mana alasan tersebut tidak cukup memuasakan maka saya akan mengundurkan diri dari pencalonan bakal calon dari Partai PAN ” tegasnya.

Lebih lanjut, Holil juga meminta kepada tim Pilkada DPD PAN, untuk meminta waktu selama tiga hari, karena dirinya akan menanyakan langsung pada Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) PAN, apa alasan yang logisnya sehingga dibukanya penjaringan pendaftaran bakal calon tahap dua, dan bilamana hasilnya tidak sesuai dengan analisa dan secara logis maka dirinya siap tidak berkarir politik di Partai PAN, tetapi bila mana ini langkah cerdas partai PAN untuk benar-benar menjaring sosok calon bupati yang berkualitas, apalagi tidak merusak Garut maka akan terus mendukung,

” Kami dengan tim akan berangkat ke DPW PAN, untuk mempertanyakan alasan pembukaan penjaringan bakal calon bupati gelombang dua, karena kami tidak mau dikadali “katanya

Menganggapi hal tersebut, Ahmad Maksum, selaku Tim Pilkada Partai Amanat Nasional Kabupaten Garut, mengatakan, apa yang disampaikan H.Holil tadi, ” dalam WA yang terakhir ke beliau bahwa verifikasi itu jika bakal calon belum bisa berkomunikasi itu tidak dibatalkan kecuali ditunda dan tidak membatalkan kepesertaan calon peserta penjaringan,” Ucapnya

Lanjut dikatakan, bahwa sampai saat ini H.Holil belum bisa diverifikasi karna terakhir kemarin hari Jum’at, “hal tersebut tidak menjadi batal, namun tertunda, dan tidak menggugurkan kepesertaan beliau sebagai peserta penjaringan,” ungkapnya.

Terkait dengan beliau berniat berkonsultasi ke DPW PAN, “hal tersebut tentunya tidak perlu ada izin, karna izin tidak izin itu merupakan hak pribadi, dan pihak partai tidak bisa melarang ataupun menyuruh,” Tegasnya.( Beni/ J Wan)

BAGIKAN