Inilah Data Terupdate, Kasus Covid -19 Kabupaten Garut

184

Koran-Fakta.com,(KF).- Juru bicara Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kabupaten Garut , Ricky Rizki Darajat menyampaikan Perkembangan kasus Covid-19 di Kabupaten Garut Hari ini Minggu, 19 April 2020 s/d Pukul 16.00 WIB,

Ricky menyampaikan Berdasarkan data diperoleh dari Tim Surveilans Dinas Kesehatan Kabupaten Garut yang sudah tervalidasi, maka dapat disampaikan sebagai berikut

” Hari ini kasus Covid-19 Positif masih tetap 3 kasus, yaitu Laki-laki 2 kasus dan 1 perempuan, ” Ucapnya

Lebih jauh Ricky menyampaikan, Total kasus Covid 19 sampai hari ini (OTG, ODP, PDP dan Konfirmasi +) sebanyak 2.482
kasus, terdiri dari

– OTG : 316 orang, diantaranya 8 OTG baru dan 308 OTG lama. dimana 157 masih dalam tahap observasi dan 159 selesai masa observasi;

– ODP : 2.128 kasus diantaranya 93 kasus masih pemantauan, 4 dalam perawatan, dan 2.031 selesai pemantauan dimana 8 diantaranya meninggal

– PDP : 35 kasus, diantaranya 2 kasus sedang dalam perawatan dan 33 kasus selesai pengawasan dimana 6 diantaranya meninggal)

– Konfirmasi + : 3 kasus terdiri 2 dalam perawatan di RSUD dr Slamet, 1 kasus Isolasi mandiri di rumah menunggu hasil laboratorium.

Sementara jumlah ODP yang terdeteksi hari ini di fasilitas kesehatan, yaitu sebanyak 24 kasus.

Yang perlu diketahui, bahwa hari ini mendapatkan laporan, dugaan adanya OTG Laki-laki 20 tahun, Kec. Cisurupan yang baru datang dari Jakarta. Hasil penelusuran tim surveilans dan UPT Puskesmas Cisurupan diperoleh data, bahwa OTG tersebut memiliki riwayat pernah kontak dengan kasus konfirmasi di Jakarta dan telah mendapatkan pemantauan di
Wisma Atlet Jakarta selama 10 hari mulai 8 s.d 18 April 2020.

Pada hari ini pula, Tim kesehatan UPT Puskesmas Cisurupan langsung melakukan langkah-langkah respon,diantaranya

– Surveilans ketat berupa pengambilan sampel melalu rapid test dan hasilnya dinyatakan non reaktif;

– Berkoordinasi dengan pihak terkait yaitu unsur pemerintahan desa dan kepolisian setempat untuk pemantauan kesehariannya;

– Diwajibkan kepada OTG tersebut untuk isiolasi mandiri selama 14 hari ke depan, dan dipastikan hari ke-10 untuk diulang kembali pemeriksaan rapid test.

” Hari ini pula, diperoleh informasi adanya orang yang meninggal dengan riwayat dari zona merah (Jakarta) ke Kecamatan Sukaresmi. Pada saat pemberitaan ini, proses penelusuran oleh tim kesehatan UPT Puskesmas Sukamulya Kec. Sukaresmi masih berlangsung. Informasi lebih lanjut akan disampaikan sesegera mungkin, ” Tuturnya (**)

Sumber : Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kabupaten Garut

Editor: J Gunawan

BAGIKAN