Ironis, Alat Peraga Kampanye Berserakan Di Depan Kantor Sekertariat Panwas Kecamatan Garut Kota.

126
Ket Foto : Sejumlah spanduk kampanye terpasang di wilayah masuk Kp.Dayeuhandap Raya, Kamis (13/12) Pagi (Reklame politik mulai dari spanduk hingga baliho nampak berserakan) bahkan didepan Kantor Sekertariat Panwas kecamatan Garut kota. (Foto oleh : Indra R)

GARUT, (KF).- Aneka reklame politik atau alat peraga kampanye (APK) mulai memenuhi ruang-ruang publik di Kota Garut. Mulai dari spanduk, bendera hingga baliho, nampak berserakan.

Seperti yang terpantau di wilayah Jln.Papandayan, tepatnya di Gerbang masuk Kp.Dayeuhandap, Kelurahan kota kulon kecamatan Garut kota, kabupaten Garut Jawabarat. Ironisnya lagi alat peraga kampanye tersebut terpampang jelas di sebrang Kantor Sekertariat Panwaslu kecamatan Garut kota.

Alat peraga kampanye itu tampil dengan berbagai ukuran, bahkan ada yang secara terang-terangan mencantumkan nama, partai, dan nomor urut. Beberapa Alat peraga kampanye tersebut me­nampilkan wajah para politikus yang akan berkompetisi dalam pemilihan legislatif (pileg) 2019.

Kian maraknya reklame politik diwilayah gerbang masuk Kp. Dayeuhandap itupun menuai banyak keluhan dari warga sekitar.
Seperti yang dikatakan Sandi Rahman, ketua RT setempat mengatakan baliho-baliho tersebut nampak tak sedap dipandang mata.

“Tidak enak aja dilihatnya kang “sareukseuk”, ini kan lingkungan saya harusnya ada kordinasi jangan asal pasang meskipun saya menyadari ini tahun politik tapi sewajarnya mereka-mereka itu berkordinasi dulu sebelum melakukan pemasangan, sehingga bisa diatur pemasangannya,” ujar ketua RT 01 RW 04 kp.Dayeuhandap. Kamis (13/12/2018) Pagi.

Lanjutnya, pihaknya merasa heran dengan Panwaslu Kecamatan, Karana bagaimana tidak panwaslu itu kan pungsinya pengawasan dalam hal ini. Namun kenapa hal ini seolah-olah dibiarkan.

” Lucu aja kang di depan kantor Sekertariat nya aja marak Baliho-baliho calon tapi seolah-olah dibiarkan,”cetusnya

Sementara saat koran-fakta.com akan melakukan kompirmasi terhadap Panwas kecamatan, ruang Sekertariatnya masih kosong, sehingga belum bisa melakukan kompirmasi. (Indra R)***

Editor : Van

BAGIKAN