Istri Pertama Terduga Pembunuhan Keji, Menghilang Sejak Sembilan Tahun Yang Lalu.

128
Ket foto: Kapolres Garut saat menggelar pres rilis di Mapolres Garut.

Jurnalis : Indra R

GARUT,(KF).- AH Terduga pembunuh istrinya sendiri yang berinisial (NY) warga Kp.Gugunungan, Kelurahan Margawati, Kecamatan Garut Kota, kabupaten garut, Jawabarat. Ternyata memiliki 6 orang istri. Bahkan diketahui istri pertamanya yang berinisial (E) menghilang sejak sembilan tahun yang lalu, setelah cekcok dengan pelaku yang saat ini mendekam di sel tahanan Mapolres Garut.

Bahkan istri pertamanya yang berinisial (E) tersebut hingga saat ini belum diketahui keberadaannya. Hal tersebut di
disampaikan Kapolres Garut AKBP, Budi Satria Wiguna saat Press Release yang diselenggarakan di Mapolres Garut, Jalan Sudirman, Kabupaten Garut, Rabu (17/1/2018).

Dikatakan Budi, kejadian pembunuhan itu sendiri setelah adanya cekcok antara tersangka dengan korban pada tanggal 3 Januari 2018 pada pukul 21.00 dengan menginjak dada Korban hingga Patah tulang dada menembus jantung.

“Hal ini terungkap dari hasil pemeriksaan dokter melalui visum adrebertum,”ujar Kapolres Budi .

Dari hasil introgasi yang dilakukan penyidik lanjut Budi,tersangka mengakui bahwa saat ini memiliki 6 istri, sedangkan korban merupakan Istri yang ke 2, namun dari informasi yang diterima penyidik ada pengaduan dari keluarga istri pertamanya bahwa telah menghilang selama 9 Tahun setelah terlibat cekcok dengan tersangka,”saat ini pihak kepolisian sedang mendalami laporan itu untuk dilakukan pengembangan kasusnya,” lanjut Budi.

Kedepan sambung Kapolres,pihaknya akan membawa tersangka untuk diperiksa kejiwaannya,karena sebelum terjadi kejadian ini tersangka masih menjalani hukuman pembebasan bersyarat terkait kasus pencabulan dengan hukuman 7 tahun penjara dan baru dinyatakan bebas pada bulan Oktober 2018 ini, “kita akan coba membawa tersangka ke fisikiater terkait kejiwaannya,”sambung Kapolres Garut.

Atas perbuatan itu,tersangka akan kita jerat dengan UU KUHP pasal 338 dan 351 dengan ancaman pidana 15 Tahun hingga seumur hidup.

Editor : Van’s

BAGIKAN